Abstrak
Latar Belakang : Anemia merupakan rendahnya sel darah merah, dimana kadar hemoglobin serta hematokrit dibawah normal. Remaja salah satu kelompok yang rentan terkena anemia dikarenakan oleh gaya hidupnya terutama pada remaja putri. Anemia yang terjadi pada remaja akan berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, prestasi belajar, konsentrasi, kebugaran dan produktifitasnya. Di puskesmas Ciledug dari 3 SMP data anemia pada remaja putri tertinggi terjadi di SMP Muhammadiyah Ciledug sebanyak (63,63%) dengan 66 siswi, rata-rata kadar hemoglobin yang dimiliki oleh remaja putri di SMP tersebut adalah 9,4-11,4gr/dl. Tujuan : Mengidentifikasi hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Muhammadiyah Ciledug Kabupaten Cirebon tahun 2020. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi SMP yang berjumlah 66 siswi, teknik sampel yang digunakan yaitu Total Sampling dengan jumlah sampel 62 siswi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan seseorang. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan munggunakan uji Chi-square dengan nilai signifikan α < 0,05. Hasil : Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri dengan nilai p-value¬ (0,000) yang artinya < 0,05. Saran : Diharapkan remaja dapat menambah informasi mengenai anemia yang bisa didapat melalui buku, media cetak maupun internet sehingga mereka dapat melakukan pencegahan anemia dengan cara mengkonsumsi makanan yang tinggi akan zat besi serta mengkonsumsi tablet penambah darah untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja.