Abstrak
Latar Belakang: berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2010 bahwa 3%-10% pasien anak yang dirawat di Amerika Serikat mengalami stress. Sedangkan di Indonesia menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia bahwa 35 anak dari 420 anak yang di rawat rumah sakit sepanjang tahun 2010 mengalami stress selama hospitalisasi. Metode: penelitian dengan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 responden dan sampel penelitian 45 responden dengan total sampling. Hasil Penelitian: pengetahuan baik sebanyak 93,3%, pengetahuan cukup 6,7%, responden dengan tingkat pendidikan Ners sebanyak 17,8%, responden dengan tingkat pendidikan D3 Keperawatan sebanyak 82,2%, responden dengan pengalaman bekerja >5 tahun sebanyak46,7%, responden dengan pengalaman bekerja <5 tahun sebnayak53,3%, responden yang memperoleh informasi dari media massa sebanyak93,3%, responden yang memperoleh informasi dari tenaga kesehatan 6,7%, responden yang melakukan pelaksanaan bermain terapeutik sebanyak93,7% dan yang tidak sebanyak 6,7%. Kesimpulan dan Saran:tingkat pengetahuan perawat yang baik lebih banyak dibandingkan dengan cukup atau kurang, untuk peneliti selanjutnya agar lebih mengetahui tentang bermain terapeutik peneliti menyarankan mencari tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan bermain terapeutik.