Abstrak
Pruritus vulvae merupakan gangguan pada organ genital eksternal perempuan yang sering dialami remaja putri akibat kurangnya perilaku genital hygiene. Salah satu upaya untuk meningkatkan perilaku tersebut adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan permainan flash card, karena media ini bersifat visual, interaktif, dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh permainan flash card terhadap perilaku genital hygiene dalam mencegah pruritus vulvae pada remaja putri di SMP Negeri 5 Cikarang Timur Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui pendekatan One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 146 siswi kelas VII dan VIII, dengan sampel sebanyak 107 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner perilaku genital hygiene. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Sebelum diberikan intervensi, sebagian besar responden memiliki perilaku genital hygiene kategori baik sebanyak 88 responden (82,2%), kategori cukup 9 responden (8,4%), dan kategori kurang 10 responden (9,3%). Setelah diberikan permainan flash card, jumlah responden dengan kategori baik meningkat menjadi 101 responden (94,4%), sedangkan kategori cukup menjadi 6 responden (5,6%) dan tidak terdapat responden dengan kategori kurang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,971 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Permainan flash card berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan perilaku genital hygiene dalam mencegah pruritus vulvae pada remaja putri di SMP Negeri 5 Cikarang Timur Tahun 2026. Permainan flash card dapat dijadikan media pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah untuk meningkatkan perilaku genital hygiene remaja putri secara berkelanjutan.