Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Uji Daya Terima dan Analisis Kandungan Protein Smoothie Berbasis Putih Telur dan Pisang Ambon sebagai Sumber Protein Pasca Latihan Beban

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Latar belakang: Pemenuhan protein merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pemulihan dan adaptasi otot setelah latihan beban. Putih telur merupakan sumber protein hewani yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan minuman pasca latihan, sedangkan pisang ambon dapat memberikan karakteristik sensori pada produk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan protein smoothie berbasis putih telur dan pisang ambon sebagai sumber protein pasca latihan beban. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga formulasi, yaitu F1, F2, dan F3. Uji daya terima dilakukan terhadap 30 panelis semi-terlatih menggunakan uji hedonik dengan skala 1–6 berdasarkan warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney, sedangkan kandungan protein dianalisis menggunakan metode Kjeldahl. Hasil: Terdapat perbedaan daya terima pada warna (p=0,008), aroma (p<0,001), dan rasa (p<0,001), sedangkan tekstur tidak berbeda signifikan (p=0,830). Kandungan protein rata-rata F1 sebesar 5,18%, F2 5,77%, dan F3 6,66%, dengan F3 memiliki kandungan protein tertinggi. Kesimpulan: Variasi formulasi memengaruhi daya terima warna, aroma, dan rasa, tetapi tidak pada tekstur. F3 memiliki kandungan protein tertinggi, namun F1 menunjukkan penerimaan yang lebih baik pada beberapa parameter sensori.

Kata kunci

Smoothie, putih telur, pisang ambon, daya terima, protein, latihan beban

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Uji Daya Terima dan Analisis Kandungan Protein Smoothie Berbasis Putih Telur dan Pisang Ambon sebagai Sumber Protein Pasca Latihan Beban2026 · oai:ais:library-item:28416