Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Korelasi Ketinggian Level Blok Spinal dengan Frekuensi Mual Muntah Pasca Anestesi Spinal di RSIA Aisyah Qurratuain Tahun 2026

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Latar Belakang: Anestesi spinal merupakan salah satu teknik anestesi regional yang sering digunakan dalam tindakan pembedahan. Komplikasi yang dapat terjadi setelah anestesi spinal adalah mual dan muntah. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh ketinggin level blok spinal yang menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah sehingga memicu pusat muntah. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi antara ketinggian level blok spinal dengan frekuensi mual muntah pasca anestesi spinal. Metode: Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendektan cross-sectional pada 44 responden. Variabel independen yaitu ketinggian level blok spinal sedangkan variabel dependen adalah frekuensi mual muntah pasca anestesi spinal. Data dikumpulkan melalui lembar observasi mengenai ketinggian blok spinal dan kejadian mual muntah. Analisis data dilakukan menggunakan univariat dan bivariat. Hasil: Menunjukkan adanya korelasi antara ketinggian blok spinal dengan frekuensi mual muntah pada pasien pasca anestesi spinal. Dari 44 responden 7 orang dengan ketinggian blok rendah (15.9%) dan 37 orang dengan ketinggian sedang (84.1%). Lalu sebanyak 15 orang mengalami muntah (34.1%), 10 orang mual (22.7%), 19 orang mual muntah ≥2 kali (43.2%). Diperoleh bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,402 dengan nilai signifikansi 0,007 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat korelasi yang signifikan antara ketinggian level blok spinal dengan frekuensi mual muntah pasca anestesi spinal pada pasien pasca anestesi spinal.

Kata kunci

Anestesi Spinal, Ketinggian Blok Spinal, Mual Muntah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Korelasi Ketinggian Level Blok Spinal dengan Frekuensi Mual Muntah Pasca Anestesi Spinal di RSIA Aisyah Qurratuain Tahun 20262026 · oai:ais:library-item:28395

Publikasi terkait