Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pengaruh Edukasi Pra Anestesi Terhadap Kesiapan Mental Berbasis Self Efficacy dan Kecemasan Pasien RSUD Kabupaten Bekasi

Koleksi Perpustakaan•Universitas Medika Suherman•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kecemasan pasien pra anestesi yang dapat memengaruhi stabilitas fisiologis dan kesiapan mental sebelum tindakan operasi. Edukasi berbasis self-efficacy dipandang sebagai intervensi non-farmakologis yang mampu memperkuat keyakinan diri pasien dalam menghadapi prosedur anestesi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi berbasis self-efficacy terhadap kesiapan mental dan tingkat kecemasan pasien pra anestesi di RSUD Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest pada 64 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Praoperative Self-Efficacy Scale (PSES) untuk mengukur kesiapan mental dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasan, dengan analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesiapan mental (Z = -6,971; p < 0,05) dan penurunan signifikan pada tingkat kecemasan (Z = -5,308; p < 0,05) setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa edukasi berbasis self-efficacy efektif dalam meningkatkan kesiapan mental dan menurunkan kecemasan pasien sebelum tindakan anestesi.

Kata kunci

edukasi pra anestesi, self-efficacy, kesiapan mental, kecemasan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Edukasi Pra Anestesi Terhadap Kesiapan Mental Berbasis Self Efficacy dan Kecemasan Pasien RSUD Kabupaten Bekasi2026 · oai:ais:library-item:28388