Abstrak
Latar Belakang: Hipotensi intraoperatif adalah komplikasi yang kerap terjadi pada pasien yang menjalani anestesi spinal, yang disebabkan oleh blokade sistem simpatis sehingga menimbulkan vasodilatasi dan penurunan tekanan arteri ratarata (MAP). Identifikasi risiko sejak fase preoperatif penting untuk mencegah gangguan perfusi organ. DASI merupakan instrumen sederhana yang menilai kapasitas fungsional kardiopulmoner dan berpotensi digunakan sebagai indikator risiko hemodinamik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran DASI sebagai prediktor risiko hipotensi intraoperatif pada pasien yang menjalani anestesi spinal di IBS RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 36 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Skor DASI diklasifikasikan ke dalam kategori rendah, sedang, dan tinggi. Kejadian hipotensi ditetapkan berdasarkan nilai MAP <70 mmHg. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,03. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden termasuk dalam kategori skor DASI rendah. Kejadian hipotensi intraoperatif ditemukan pada 22,2% responden. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara skor DASI dengan kejadian hipotensi intraoperatif dengan nilai p = 0,03 (p < 0,05). Kesimpulan: Skor DASI berhubungan signifikan dengan kejadian hipotensi intraoperatif pada pasien dengan anestesi spinal. Pasien dengan skor DASI rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipotensi. Saran: DASI dapat dimanfaatkan sebagai alat skrining preoperatif untuk mendukung perencanaan manajemen hemodinamik pada anestesi spinal.