Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Viral Marketing dan Flash Sale terhadap minat beli konsumen Shopee Generasi Z di Kota Depok. Namun, terdapat inkonsistensi dari penelitian sebelumnya (research gap) terkait efektivitas kedua strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner online (Google Form). Populasi dalam penelitian ini yaitu Generasi Z di Kota Depok. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling melalui metode Quota Sampling sebanyak 60 responden yang diolah menggunakan IBM SPSS 26. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t dan uji F. Hasil penelitian uji t Viral Marketing (X1) menunjukkan thitung 3,397 > ttabel 2,002 dengan nilai signifikansi p = 0,001 < 0,05, dan Flash Sale (X2) thitung 3,338 > ttabel 2,002 dengan nilai signifikansi p = 0,001 < 0,05, secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen (Y). Uji F menunjukkan Viral Marketing (X1) dan Flash Sale (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen (Y), dengan nilai Fhitung 40,749 > Ftabel 3,16 dan nilai signifikansi p < 0,001 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan variabel Viral Marketing (X1) dan Flash Sale (X2) mampu menjelaskan variasi minat beli konsumen (Y) sebesar 58,8% sedangkan selebihnya 41,2% sisanya dijelaskan oleh variabel lain.