COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Penerapan Terapi Brandt-Daroff Terhadap Penurunan Vertigo Pada Lansia di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang
Penerapan Pijat Common Cold Menggunakan Eucalyptus Oil untuk Mengatasi Batuk Pilek Pada Anak di Puskesmas Waluya
Penerapan Inhalasi Aromaterapi Peppermint Pada Anak Balita yang Mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Waluya
Penerapan Terapi Non-Farmakologis Intervensi Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Dengan Hipertermia di Puskesmas Waluya
Penerapan Asuhan Keperawatan Berbasis Bukti Kompre Hangat Rebusan Jahe Dalam Menurunkan Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Osteoathritis di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang
Pengaruh Teknik Terapi Manual Mobilisasi Sendi dan Myofascial Trigger Point Terhadap Peningkatan Range of Motion (ROM) Bahu Sisi Paretik Pada Lansia Pasca-Stroke
Penerapan Asuhan Keperawatan Berbasis Bukti Tentang Terapi Genggam Jari (Isometric Handgrip Exercise) untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang
Penerapan Kompres Air Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Gout Arthritis di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang
Penerapan Asuhan Keperawatan Berbasis Bukti Terapi Mewarnai Dalam Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Dengan Gangguan Memori di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang Jawa Barat Tahun 2025
Analisis Praktik Keperawatan Berbasis Bukti Penerapan Pursed Lips Breathing Terhadap Fatigue Pada Pasien Chronic Kindey Disease On Hemodialisa di RSUD Bayuasih Kabupaten Purwakarta Tahun 2025
Penerapan Aromaterapi Kenanga dan Musik Klasik Terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang Jawa Barat Tahun 2025
Penerapan Senam Lansia Untuk Menurunkan Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Osteoarthritis di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang
Penerapan Asuhan Keperawatan Berbasis Bukti Terapi Story Telling Pada Lansia Dengan Kesepian di Satuan Pelayanan Griya Lanjut Usia Karawang
Penerapan Terapi Pijat (Back Massage) Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan di Rumah Sakit X
Penerapan Kompres Aloe Vera Dalam Menurunkan Suhu Tubuh Anak Dengan Masalah Keperawatan Hipertermia Ringan dan Sedang di Puskesmas Waluya Kabupaten Bekasi
Analisis Praktik Keperawatan Berbasis Bukti Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Ansietas Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta
Penerapan Terapi Mind Fulness Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Remaja yang Mengalami Bullying di SMP Negeri 5 Cikarang Utara
Penerapan Pemberian The Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di Desa Wanajaya Tahun 2025
Perbandingan Efektivitas Antara Core Stability Exercise dan Weight Shifting Exercise Untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Pada Pasien Post Stroke Iskemik di RSUD Pakuhaji Tahun 2026
Latar Belakang: Stroke adalah gangguan fungsi neurologis akibat terhambatnya aliran darah ke otak yang sering menyebabkan gangguan keseimbangan. Pada pasien post stroke iskemik fase subakut, latihan core stability exercise dan weight shifting exercise dapat digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dinamis. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan efektivitas core stability exercise dan weight shifting exercise terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada pasien post stroke iskemik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen two group pretest-posttest design pada 18 pasien post stroke iskemik fase subakut yang diambil dengan teknik total sampling dan dibagi menjadi dua kelompok. Intervensi diberikan selama 4 minggu, dua kali seminggu. Keseimbangan diukur menggunakan Berg Balance Scale (BBS) dan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta Mann–Whitney. Hasil: Hasil uji Wilcoxon dari pre-post kedua kelompok menunjukkan peningkatan keseimbangan yang signifikan. Pada kelompok core stability exercise nilai p value = 0,007 (p<0,05) sedangkan pada kelompok weight shifting exercise nilai p value = 0,008 (p<0,05). Hasil dari uji Mann–Whitney dari kedua kelompok menunjukkan nilai p value = 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok, dimana weight shifting exercise memberikan peningkatan lebih besar. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menyimpulkan Kedua latihan efektif meningkatkan keseimbangan dinamis pasien post stroke iskemik, namun weight shifting exercise lebih efektif. Rekomendasi : Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi fisioterapis dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pasien post stroke dengan memprioritaskan weight shifting exercise, serta core stability exercise sebagai latihan pendukung untuk meningkatkan kontrol postural.