Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

579 item publik

Publikasi

Halaman 26 dari 29

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Siswa Kelas IV dan V di SDN Pasirangin 05 Kabupaten Bogor

Nadila Puspa Asmara Putri
2022 · Thesis · Open Access

Pemeliharaan kesehatan gigiidan mulut merupakan salah satu bentuk perilaku kesehatan. Pemeliharaan kesehatan gigii dan mulut yang dilakukan dengan baik sejak dini akan menjadi dasar untuk terciptanya perilaku positif pada anak dalam perawatan gigi dan mulutnya. Penyakit gigi dan mulut yang paling umum terjadi pada anak usia sekolah dasar adalah karies gigi dan radang gusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigiidan mulut pada siswa kelas IV dan V di SDN Pasirangin 05 Kabupaten Bogor. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 144 siswa kelas IV dan V. Jumlah sampel sebanyak 104 siswa kelas IV dan V yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrument penelitian ini berupa kuesioner. Penelitian ini diuji secara statistic dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap (p value = 0,013), peran guru (p value = 0,044) dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Sedangkan variabel yang tidak memiliki hubungan antara pengetahuan (p value = 0,308) dan peran orang tua (p value = 0,180) dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Untuk mencapai kesehatan gigi dan mulut yang baik bagi siswa, peran guru perlu lebih ditingkatkan, misalnya dengan memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut agar siswa sewaktu sekolah sudah menyikat gigi sesudah sarapan. Selain itu, perlu ditingkatkan program kampanye sikat gigi bagi siswa melalui program UKGS yang dipimpin guru, termasuk pelaksanaan sikat gigi massal.

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Puskesmas Pebayuran

Putri Nur Fadilah
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Latar Belakang : Orang dengan diabetes mellitus mengalami banyak perubahan yang mengubah hidup, yang perlu mereka lakukan sepanjang hidup mereka, seperti perubahan pola makan, olahraga, dan kontrol gula darah. Karena perubahan hidup yang tiba-tiba, penderita diabetes mengalami beberapa reaksi psikologis negatif terhadap penjelasan ini, seperti kemarahan, ketidakberdayaan, kurangnya dukungan keluarga, peningkatan kecemasan, dan depresi. Tujuan : Oleh karena itu perumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – faktor apa Saja yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Pebayuran. Metode : penelitian ini menggunakan kuantitatif, dan jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. jumlah sample yaitu sebanyak 67 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan yaitu data Primer berupa wawancara serta responden diminta untuk mengisi kuesioner dan data Skunder yaitu gambaran jumlah penderita Diabetes Mellitus yang didapatkan data dari bulan Januari s/d April 2022 di Puskesmas Pebayuran. Adapun analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu Uji chi-square. Hasil : penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita ρ-value (0,000), komplikasi ρ-value (0,044), dan dukungan keluarga ρ-value (0,004) dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan : Diharapkan agar penderita diabetes mellitus lebih semangat dalam menjalani hidup sehat agar tidak mengalami kecemasan dan diharapkan bagi keluarga serta petugas kesehatan bekerjasama dan berperan dalam pengobatan penderita dabetes mellitus. Kata Kunci: Tingkat kecemasan; diabetes mellitus tipe 2

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja Di Perumahan Graha Melasti RW 14 Desa Sumberjaya tahun 2022

Farah Nur Fadillah
2022 · Thesis · Open Access

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang melemahkan suatu sistem kekebalan pada tubuh manusia dapat menyebabkan Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) jumlah penderita yang semakin bertambah, maka dari itu perlunya melakukan pencegahan penularan HIV/AIDS. Perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja harus menjadi perhatian guna untuk meningkatkan mutu remaja di mata masyarakat penyebaran HIV/AIDS dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sikap, pendidikan, usia dan sumber informasi yang menentukan perilaku seseorang dalam pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada remaja Perum Graha Melasti RW 014 dengan jumlah populasi sebesar 123 responden dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik pengumpulan data non-probability sampling didapatkan dari hasil rumus slovin sebanyak 94 responden. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Uji statistic yang digunakan adalah uji Chi-Square Berdasarkan penelitian didapatkan dari hasil variabel dependen (perilaku pencegahan HIV/AIDS) dan independent (pengetahuan, sikap, pendidikan, usia dan sumber informasi) yang mempengaruhi perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja di Perumahan Graha Melasti RW 014 Desa Sumberjaya adalah pengetahuan (p=0.003), sikap (p=0.023), tingkat pendidikan (p=0.846), usia (p=0.040), sumber informasi (p=0.013) dari hasil tersebut hanya variabel pada tingkat pendidikan yang tidak adanya hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Uji korelasi antara pengetahuan, sikap, pendidikan, usia dan sumber informasi perilaku pencegahan HIV/AIDS mempunyai nilai 0.0030.040, hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, pendidikan, usia dan sumber informasi perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Dapat disimpulkan dari semua variabel yang diteliti terdapat adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, usia dan sumber informasi dengan perilaku pencegahan, sedangkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan perilaku pencegahan. Sarankan yang disampaikan semoga hasil penelitian ini dapat menjadi bahan acuan atau materi pembelajaran agar dapat melakukan pencegahan HIV/AIDS.

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penderita TB Paru dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Wilayah Kerja Puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Tahun 2022

Chintia Rahmasari
2022 · Thesis · Open Access

Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis, yang laten atau secara bertahap menyerang paru-paru. Di Indonesia penyakit TB paru masih menjadi sebuah masalah kesehatan di tengah masyarakat. Untuk mencapai kesembuhan diperlukan pengetahuan dan sikap yang baik serta keteraturan kepatuhan pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum OAT di wilayah kerja Puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan secara analitik observasional dengan design pengumpulan data secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB Paru yang ada di wilayah puskesmas Sukajaya Kecamatan Cibitung yang keseluruhan berjumlah 80 penderita. Sample dalam penelitian ini berjumlah 57 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner, dan menggunakan teknik total sampling yang diambil secara insidental sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain uji univariat dan uji bivariat dengan metode uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai P-Value 0,024 (p0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT). Untuk nilai P-Value 0,046 (p0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum OAT. Serta ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum OAT. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah agar Puskesmas Sukajaya mengoptimalkan penyuluhan kesehatan agar pasien tetap patuh minum obat.

Efektivitas Pendidikan Kesehatan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Bahaya Pernikahan Dini di SMK Bina Patriot

Cike Aprilicia Ariesta Yadira
2022 · Thesis · Open Access

Pernikahan dini adalah pasangan kategori dibawah usia 19 tahun. Hasil wawancara remaja putri di SMK Bina Patriot 9 dari 0 orang memiliki pengetahuan kurang terkait bahaya pernikahan dini dikarenakan belum ada yang melakukan sosialisasi bahaya pernikahan dini di sekolah. Tujuan peneliti mengidentifikasi efektivitas pendidikan kesehatan metode audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang bahaya prnikahan dini di SMK Bina Patriot. Pre eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 110 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesoner. Analisa data yang digunakan analisa bivariat adalah uji wilcoxon signed rank test. Ada efektif dengan meningkatkan nilai rata-rata pengetahuan remaja putri tentang bahaya pernikahan dini sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan p value = 0,000 (p0,05). Pemberian pendidikan kesehatan menggunakan audio visual efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri di SMK Bina Patriot disarankan mencari informasi melalui media digital yang mudah diakses dan tetap konsisten batas usia menikah 21 tahun.

Hubungan Penggunaan Media Sosial Tik Tok Dengan Kesehatan Mental Remaja di MAN 4 Karawang

Nadia Ulfadilah
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Latar Belakang : Seiring perkembangan zaman teknologi diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia. Teknologi digital atau lebih sering disebut media sosial banyak dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam berkomunikasi dengan orang lain namun tidak dapat dipungkiri dalam penggunaannya dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan mental penggunanya. Tujuan : untuk meneliti tentang hubungan penggunaan media sosial Tik Tok dengan kesehatan mental remaja di MAN 4 Karawang. Metode : penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sactional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purvosive sampling, dengan populasi 133 dan didapatkan besar sampel 100 responden. Analisis penelitian dengan uji univariat didapatkan distribusi frekuensi penggunaan media sosial Tik Tok yaitu kurang aktif 46 responden, aktif 54 responden dan distribusi frekuensi kesehatan mental yaitu kurang baik 56 responden, baik 44 responden dan uji bivariat yaitu uji chi square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil : penelitian uji Chi square didapatkan p value 0.0330.05 yang diartikan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: adanya hubungan antara penggunaan media sosial Tik Tok dengan kesehatan mental remaja di MAN 4 Karawang. Saran : diharapkan dapat menjaga kesehatan mental dengan lebih mengontrol diri atau membatasi diri dalam menggunakan media sosial terkhusus Tik Tok.

Hubungan Aktivitas Fisik dan Diet Konsumsi Gula dengan Nilai Pengukuran Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan

A. Putri Yulianti
2022 · Thesis · Open Access

Prevalensi Diabetes Melitus semakin mengalami peningkatan dari tahun ke tahun hingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang penderita Diabetes Melitus terbanyak di dunia menurut WHO. Aktivitas fisik dan pengaturan diet konsumsi gula menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebagai penatalaksanaan masalah kesehatan global tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan diet konsumsi gula dengan nilai pengukuran kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Cibatu Cikarang Selatan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilaksanakan sejak 07-25 Juni 2022 dengan menggunakan kuesioer Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan SemiQuantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa adanya hubungan yang bermakna dengan pvalue 0,000 0,05 sehingga H0 gagal ditolak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi lahan penelitian guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat pada program pencegahan penyakit tidak menular.

Hubungan Jenis Menopause Dan Riwayat Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Hipertensi Di Rw 004 Desa Sukahurip Kab Bekasi 2022

Tedi Mahpudin
2022 · Thesis · Open Access

Latar belakang: prevalensi kejadian hipertensi pada wanita pascamenopause adalah 38% Hal ini disebabkan oleh penerunan kadar hormone estrogen yang melindungi tubuh dari berbagi penyakit kardiovaskuler dan penggunaan kontrasepsi hormonal. Tujuan Untuk mengetahui hubungan jenis menopause dan riwayat kontrasepsi terhadap kejadian hipertensi di RW 004 desa Sukahurip Metode :jenis penelitian ini observasional Analitik, mengunakan desain cross sectional, dengan populasi 93 orang, sampel ini menggunakan teknik sampling yaitu 93 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisikan lembar ceklis dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi- square.Hasil pengolahan data menggunakan uji chi-square Hasil :di dapat hasil nilai p-value 0.031 α 0,05 maka dapat diartikan terdapat hubungan jenis menopause dangan kejadian hipertensi, Hasil pengolahan data menggunakan uji chi-square di dapat hasil nilai p-value 0.014 α 0,05 maka dapat diartikan terdapat hubungan riwayat kontrasepsi hormonal dangan kejadian hipertensi Kesimpulan: sebagianbesar 63.4% mengalmai menopause alami dan sebagian besar 60.2% memiliki riwayat kontrasepsi hormonal. hal ini terjadi karena adanya faktor paritas, diharapkan kepada wanita menpouse agar terus menjalani gaya hidup sehat agar tekanan darah terus terjaga.

Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Terhadap Tanggap Darurat Kebakaran Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Medika Suherman

Mochamad Farhan Dio Santosa
2022 · Thesis · Open Access

Kondisi bencana tidak dapat diprediksi dengan mudah maka tanggap darurat salah satu kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana terhadap tanggap darurat kebakaran pada mahasiswa akhir Universitas Medika Suherman. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian Analisis Survei Kuantitatif. sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir pada Universitas Medika Suherman sebanyak 97 mahasiswa dengan Teknik pengambilan sampel yaitu random sample. Analisis yang digunakan yaitu analisis bivariat berupa uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan kesiapsiagaan bencana terhadap tanggap darurat kebakaran dengan hasil nilai 17.345 dan P (0,000) < (0,005). Kesimpulan pada penelitian ini adanya pengaruh antara pengetahuan kesiapsiagaan bencana terhadap tanggap darurat kebakaran pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Medika Suherman

ANALISIS KARATERISTIK INDIVIDU & TIPE KEPRIBADIAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA KARYAWAN BANK DI WILAYAH CIKARANG

Dines Jihar Octavia
2022 · Thesis · Open Access

Stres kerja adalah suatu kondisi individu yang mengalami ketidaknyamanan dalam bekerja dikarenakan kurang mampunyai penyesuaian diri terhadap lingkungannya. Kondisi stres tidak dapat dihindari, salah satunya adalah masalah pekerjaan adanya proses pekerjaan menimbulkan dampak positif dan negatif secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karateristik individu dan tipe kepribadian dengan stres kerja pada karyawan bank di wilayah Cikarang. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan bank di wilayah Cikarang yang bersedia dijadikan responden , sampel yang digunakan sebanyak 35 karyawan bank di wilayah Cikarang dengan teknik pengambilan sample menggunakan total sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat berupa uji square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada nya hubungan antara jenis kelamin dengan stres kerja dengan nilai p-value 0,033 (p <0,05). Terdapat hubungan antara tipe kepribadian dengan stress kerja dengan nilai p-value 0,002 (p<0,05) Hubungan antara umur, tingkat pendidikan, masa kerja, dan jabatan menunjukan bahwa tidak adanya hubungan dengan stres kerj karena nilai (p-value >0,05). Kesimpulan adanya pengaruh antara jenis kelamin dan tipe kepribadian terhadap karyawan bank di wilayang Cikarang.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Remaja Kelas XII di SMK Citra Mutiara Tahun 2022

Noppi Shita Hapipah
2022 · Thesis · Open Access

Berdasarkan data dari WHO diseluruh negara yang sedang berkembang menunjukan sebuah data bahwa 40% remaja putra dan putri berumur 18 tahun sudah melakukan hubungan seksual meskipun tanpa adanya ikatan. Berdasarkan data badan pusat statistic Indonesia menyebutkan bahwa pada tahun 2021 pada provinsi Jawa Barat terdapat total 10.09 kasus yang berusia sebelum 18 tahun sudah bersatatus kawin . Berdasarkan hasil penelitian. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja kelas XII di SMK Citra Mutiara Tahun 2022. Jenis penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Dengan 183 Sampel. Dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,007 dengan OR 2,819. Ada hubungan antara sikap dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,008 dengan OR 2,909. Ada hubungan antara media informasi dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,002 dan OR 3,299. Ada hubungan antara peran teman dengan perilaku seksual remaja dengan nilai p Value 0,000 dan OR 6,530. Hasil penelitian ini diharapkan agar institusi pendidikan terkait untuk menerapkan, menambah serta meningkatkan perihal pendidikan kesehatan seksual serta perihal system reproduksi agar mencegah perilaku menyimpang pada remaja.

PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PEKERJA BENGKEL LAS DI CIKARANG UTARA

MUHAMMAD YASIR AMRI
2022 · Thesis · Open Access

Bengkel las merupakan industri manufaktur informal yang jarang mendapatkan perhatian dari pemerintah sehingga kecelakaan kerja pada pekerja bengkel las tidak sedikit jumlahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara pengetahuan dan sikap dalam penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bengkel las Wilayah Cikarang Utara.Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 10 bengkel las wilayah Cikarang Utara yang memiliki rata-rata 2 hingga 4 pekerja. Pengambilan sampel dengan metode simple random sampling dan didapatkan 33 pekerja dari 6 bengkel las Wilayah Cikarang Utara. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuisioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan analisis menggunakan uji Likelihood ratio. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan APD (p=0.004) dan sikap APD (p=0.000) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bengkel las wilayah Cikarang Utara.

Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Remaja dalam Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada Siswi di SMK Islam Al-Amin Cikarang Utara

Putri Nur Allyssa Ohorella
2022 · Thesis · Open Access

Infeksi saluran kemih merupakan penyakit infeksi yang dapat mengenai semua kelompok umur baik anak, remaja, dewasa, maupun usia lanjut. Data statistic tahun 2018 menyebutkan bahwa Insiden infeksi saluran kemih ini pada usia remaja anak perempuan meningkat 3,3% sampai 5,8%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku remaja dalam pencegahan Infeksi Saluran Kemih. Penelitian ini adalah penelitian kuantiatif yang dilakukan secara analitik observasional dengan design pengumpulan data secara cross sectional. Populasi dalam penelitan ini adalah siswi yang keseluruhan berjumlah 221 siswi perempuan. sampel dalam penelitian ini berjumlah 142. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner tidak baku, dan menggunakan teknik purposive sampling. analisa data yang dgunakan dalam penelitian ini yaitu Uji Chi-Square. Berdasarkan analisis statistic, menunjukkan bahwa nilai P-Value 0,000 (p0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih (ISK), dan untuk nilai P-Value 0,044 (p0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara sikap dengan perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih (ISK). Hasil uji bivariat didapatkan nilai p-value 0,000 yang berarti Ha diterima atau ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan infeksi saluran kemih, dan sikap dengan perilaku menunjukan nilai p-value 0,44 yang berarti Ha diterima atau ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan infeksi saluran kemih.

Gambaran Swamedikasi Vitamin dan Imunostimulan Pada Masa Pandemi Covid-19 di Apotek Khanza Medika pada Periode Maret 2020 - Juni 2022

Atu Zelva Aulia
2022 · Thesis · Open Access

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI Skripsi, 16 Agustus 2022 Nama : Atu Zelva Aulia NIM : 010718004 GAMBARAN SWAMEDIKASI VITAMIN DAN IMUNOSTIMULAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI APOTEK KHANZA MEDIKA PADA PERIODE MARET 2020 – JUNI 2022 Xvi + 46 Halaman + 2 Tabel + 11 Gambar + 12 Lampiran ABSTRAK Coronavirus Disease atau Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan manusia. Potensi terinfeksi virus Covid-19 sangat dipengaruhi oleh tingkat imunitasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun yaitu melalui multivitamin ataupun suplemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui vitamin dan imunostimulan apa saja yang paling banyak digunakan pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan rancangan deskriptif. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh penjualan obat di apotek. Sampel pada penelitian ini yaitu penjualan vitamin dan imunostimulan di apotek. Data dianalisis dalam bentuk diagram. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat penjualan tertinggi vitamin B di Apotek Khanza Medika pada masa pandemi Covid-19 pada bulan Juli 2020. Tingkat penjualan tertinggi vitamin C di Apotek Khanza pada bulan Juli 2021. Tingkat penjualan tertinggi multivitamin di Apotek Khanza Medika pada bulan April 2020. Tingkat penjualan tertinggi imunostimulan di Apotek Khanza Medika pada bulan Maret 2020. Dan vitamin yang sering digunakan pada masa pandemi Covid-19 di Apotek Khanza Medika yaitu vitamin C dan Multivitamin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah vitamin yang paling banyak digunakan pada masa pandemi Covid-19 di Apotek Khanza Medika yaitu vitamin C dan multivitamin.

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Beresiko HIV/AIDS pada Remaja di SMAN 1 Sukatani Tahun 2022

Khodadad Azizi
2022 · Thesis · Open Access

Kasus HIV/AIDS pada tahun 2022 Ada 1551 yang ditemukan, 884 dialami oleh pria dan 667 diantaranya wanita. Penyebabnya paling banyak karena melakukan hubungan seks bebas. Penyebab lainnya juga ada yang memakai narkoba jarum suntik. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Beresiko HIV/AIDS Pada Remaja Di SMAN 1 Sukatani Tahun 2022. jenis penelitian ini digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Pada populasi penelitian ini ada 720 responden. Dengan teknik sample random sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data yang dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Analisis uji Chi Square dengan bantuan IBM SPSS statistics 25. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku beresiko HIV/AIDS dengan nilai p Value 0,030 nilai a (0,05) dan OR 2,568. Ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku beresiko HIV/AIDS dengan nilai p Value 0,000 nilai a (0,05) dan OR 5,898. Ada hubungan antara dorongan teman dengan perilaku beresiko HIV/AIDS dengan nilai p Values 0,002 nilai a (0,05) dan OR 2,485. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, mengenai”Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Beresiko HIV/AIDS pada Remaja Di SMAN 1 Sukatani Tahun 2022, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut : Ada hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku beresiko HIV/AIDS, ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku beresiko HIV/AIDS, ada hubungan antara dorongan teman dengan perilaku beresiko HIV/AIDS. Kata Kunci : HIV/AIDS, Remaja

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terkait Sumber Yodium Dengan Risiko Kejadian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Puskesmas Wanasari

Febryani Widiastuti
2022 · Thesis · Open Access

Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan gejala yang timbul dikarenakan kekurangan yodium secara terus menerus dalam waktu yang lama. Yodium merupakan golongan mikronutrien yang sangat penting bagi ibu hamil untuk memproduksi hormon tiroid, karena pada masa kehamilan, hormon tiroid ibu hamil akan meningkat sekitar 50% sehingga rentan terhadap kekurangan yodium. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan tingkat pengetahuan terkait sumber yodium dengan risiko kejadian gangguan akibat kekurangan yodium pada ibu hamil trimester 1. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitaif dengan jenis penelitian studi korelasional dan cara pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan pengambilan data berdasarkan total sampling dan melewati uji non parametrik yaitu uji Kendal’s Tau . Hasil, terdapat hubungan yang signifikan pada tingkat pengetahuan terkait sumber yodium dengan risiko kejadian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (p-value 0,010) dan koefisien korelasi pada tingkat pengetahuan (p-value 1.000) dan kejadian GAKY (p-value 0.765) yang memiliki hubungan searah (positif) dan signifikan.

Hubungan pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di puskesmas danau indah cikarang barat tahun 2022

Helmalia Husnul Hotimah
2022 · Thesis · Open Access

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu kelompok penyakit metabolik dan kronis ditandai dengan hiperglikemia. Di puskesmas danau indah Di Lihat dari tiga bulan terkahir pasien diabetes melitus berjumlah 120 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu adanya hubungan pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 Metode: jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik yang dengan rancangan cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30 orang dan sampelnya mengunakan teknik total sampling dimana besar sampel sama dengan populasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar obeservasi pengukuran GDS. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square.Hasil Penelitian: Hasil pengolahan data menggunakan chi-square menunjukan bahwa nilai p= 0.023 α 0,005. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2, dengan nilai OR 9.750 dan (95% CI = 1-592 – 59.695). Kesimpulan: Sebagai pasien di Puskesmas Danau Indah memiliki pola makan kurang baik. Di harapkan dapat melakukan pencegahan secara teratur dan menerapkan Gaya hidup yang sehat dengan Cara menjaga pola makan dan rutin mengecek gula darah agar tetap normal.

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Karang Jaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi

Kosasih
2022 · Thesis · Open Access

Data Diabetes melitus di Indonesia Menurut hasil Studi Kesehatan Dasar (RISKESDAS), prevalensi diabetes pada usia ≥15 tahun di Indonesia pada tahun 2013 dan 2018 menunjukkan peningkatan dari 6,9% menjadi 8,5% pada tahun 2011. Dari bulan Maret-April, kejadian diabetes di puskesmas pebayuran sebanyak 49 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada penderita diabetes tipe 2. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian cross sectional dan menggunakan metode pendekatan observasi. Populasi pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas pebayuran terutama di Desa KarangJaya kecamatan pebayuran yang berjumlah 49 orang. Metode sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil uji statistik Tingkat Pengetahuan menggunakan Chi-Sqaure didapatkan p value = 0,000 artinya ≤ α (0.05) yang menunjukan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Hasil uji statistik Aktivitas Fisik didapatkan nilai p value = 0,001 artinya ≤ α (0,05) yang menujukan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Ada hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2.

Analisis Hubungan Komorbid Terhadap Perburukan Klinis pada Pasien Covid 19 di Ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta Tahun 2021

Lilis Pad'Liah
2021 · Thesis · Open Access

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS SKRIPSI, April 2021 Nama : Lilis Pad’liah NPM : 020319720 ANALISIS HUBUNGAN KOMORBID TERHADAP PERBURUKAN KLINIS PASIEN COVID-19 DI RUANG ICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAYU ASIH KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 vii (jumlah Halaman sebelum BAB I) + ....Halaman+....Tabel+....Lampiran ABSTRAK Pendahuluan: Coronavirus Disease 2019 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acut Respiratory Syndrome Coronavirus-2. Komobid merupakan penyakit atau kondisi yang muncul bersamaa pada individu, atau disebut juga penyakit penyerta. Tujuan : Mengetahui hubungan komorbid diabetes melitus, hipertensi dan penyakit jantung terhadap perburukan klinis pada pasien Covid-19 Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan atau penelitian cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh pasien terdiagnosa Covid-19 dengan satu komorbid (diabetes melitus, hipertensi dan penyakit jantung )yang dirawat di ruang ICU RSUD Bayu Asih Purwakarta pada periode Oktober 2020 hingga Januari 2021 dengan menggunakan teknik pengmbilan sampling Total Sampling yang berjumlah 48 orang.Hasil: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari 48 pasien yang memiliki komorbid terinfeksi Covid-19 di ruang ICU, 30 pasien mengalami perburukan klinis, 58,3% yang memiliki penyakit komorbid Diabetus Melitus (p=0,016, OR 5,500), 29,2% yang memiliki penyakit komorbid Hipertensi (p=0,140, OR 0,313) dan 12,5% memiliki penyakit komorbid Jantung (p=0,179, OR 0,250). Kesimpulan: diabetes melitus merupakan salah satu penyakit komorbid yang dapat memperburuk kondisi klinis pada pasien covid-19.

Hubungan Senam Kaki Diabetes Terhadap Gejala Neuropati Perifer Sensori pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Koncara

Yulianti
2021 · Thesis · Open Access

INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, April 2021 Nama : YULIANTI NIM : 020319738 HUBUNGAN PENGALAMAN MELAKUKAN SENAM KAKI DIABETES DENGAN GEJALA NEUROPATI PERIFER SENSORI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KONCARA KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2021 xvi + 75 Halaman + 5 Tabel + 12 Lampiran. ABSTRAK Neuropati merupakan suatu keadaan yang berkesinambungan dengan gangguan fungsi dan struktur saraf tepi yang menyebabkan kehilangan integritas kulit. Tujuan penelitian adalah menganalisa untuk mengetahui hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien DM di Puskesmas Koncara dengan jumlah populasi sebanyak 38 pasien. Teknik sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah 38 pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kepada pasien meliputi variabel pengalaman senam dan variabel gejala neuropati perifer sensori. Analisa data menggunakan analisa univariat meliputi distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian gambaran variabel pengalaman senam sebagian besar responden kurang pengalaman dalam melakukan senam kaki diabetik. Gambaran variabel gejala neuropati sebagian besar responden mengalami neuropati berat. Hasil analisa menggunakan uji Chi-Square bahwa nilai p value = 0,002 (p 0,05), maka disimpulkan terdapat hubungan pengalaman melakukan senam kaki diabetes dengan gejala neuropati perifer sensori pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Koncara Kabupaten Purwakarta, dengan kekutan nilai RR = 0,544. Disarankan manajemen pelayanan kesehatan menetapkan ketentuan, prosedur dan standar dalam penatalaksanaan pasien diabetes melitus serta penerapan pelaksanaan senam kaki diabetik yang terjadwal secara periodik dan perawat mempunyai kemauan untuk teliti mengkaji dan membantu penyelesaian masalah yang terjadi pada pasien diabetes melitus.