FITRIANINGSIH
· Thesis · Open Access
Jakarta, Maret 2023
Fitrianingsih
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertiroid di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023
VII BAB + 61 Halaman, 11 Tabel, 2 Skema, 6 Lampiran
ABSTRAK
Hipertiroid atau hipertiroid primer adalah kadar hormon tiroid yang tinggi ditandai dengan penyerapan iodium yang normal atau tinggi. Penggunaan obat yang tidak tepat, tidak efektif, tidak aman dan tidak ekonomis telah menjadi masalah tersendiri dalam pelayanan kesehatan. Kepatuhan penggunaan obat telah terbukti meningkatkan ketercapaian target dan menurunkan biaya medis secara keseluruhan. Tingkat pengetahuan, dukungan keluarga merupakan salah satu faktor dari kepatuhan minum obat pasien. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertiorid di RS Harapan Bunda Jakarta Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi 120 responden dan jumlah sampel 40 responden. Hasil Penelitian distribusi frekuensi karakteristik responden sebagian besar yaitu Usia 20 – 40 tahun yaitu sebanyak 22 orang (55.0%), Akademi/Perguruan Tinggi 18 orang (45%), responden yang bekerja yaitu sebanyak 24 orang (60%), responden dengan tingkat pengetahuan kurang 28 orang(70%),dukungan keluarga 30 orang (75%) serta di temui sebanyak 35 orang (87.5%) responen yang tidak patuh minum obat.Dapat disimpulkan dari penelitian ini ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertiorid di RS Harapan Bumda Jakarta Tahun 2023. Hasil uji statistik diperoleh nilai P Value 0.001 (P Value < 0.05) dengan OR: 0,58 untuk tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat dan P Value 0.000 dengan OR: 0,5 untuk dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat.Dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan sangat mempengaruhi tingkat kepatuhan minum obat seseorang.Disarankan untuk pasien dan keluarga untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga guna tercapainya kepatuhan minum obat dalam memaksimalkan pengobatan terapi pada pasien penderita hipertiroid.
MAZIN LILIANING BATI
· Thesis · Open Access
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, Maret 2023 Nama : Mazin Lilianing Bati NIM : 221070076 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL, KETERPAPARAN SUMBER INFORMASI DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS GESTASIONAL DI RS SENTRA MEDIKA CIKARANG xvii + 70 Halaman + 9 Tabel + 11 Lampiran ABSTRAK Diabetes mellitus gestasional adalah salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi serta sangat berbahaya karena mengakibatkan komplikasi yang serius pada saat persalinan. Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes mellitus gestasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 94 responden. Uji analisis bivariat menggunakan chi-square untuk menganalisa adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil, keterpaparan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Hasil analisis bivariat untuk hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,035 OR 2,825 CI 95% (1,161-6,871), keterpaparan sumber informasi dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,036 OR 1,376 CI 95% (1,163-1,872) dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional nilai p-value 0,002 OR 4,125 CI 95% (1,744-9,754). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat penngetahuan ibu hamil keterpapan sumber informasi dan dukungan suami dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus gestasional. Bahan Bacaan : 36 Jurnal, 13 Buku (2016-2022). Kata Kunci : Diabetes Gestasional, Pengetahuan, Sumber Informasi, Dukungan Suami. Suherman Medical University (UMS) BACHELOR OF NURSING STUDY PROGRAM AND NERS PROFESSIONAL EDUCATION Under Graduate Thesis, March 2023 Name : Mazin Lilianing Bati ID : 221070076 THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN KNOWLEDGE LEVELS, EXPOSURE TO INFORMATION SOURCES AND HUSBAND’S SUPPORT WITH PREVENTION BEHAVIOR OF GESTATIONAL DIABETES MELLITUS AT SENTRA MEDIKA CIKARANG HOSPITAL xvii + 70 Pages + 9 Tables + 11 Attachments ABSTRACT Gestational diabetes mellitus is one of the main causes of maternal and infant mortality and is very dangerous because it causes serious complications during labor. Pregnant women must have a good level of knowledge, exposed to sources of information and have the support of their husbands so that they will behave well in preventing gestational diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the relationship between pregnant women knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestasional diabetes mellitus prevention behaviour at Sentra Medika Cikarang Hospital in 2023. The design of this study was quantitative analysis with a cross sectional approach. The research sample used a simple random sampling technique with a total of 94 respondents. Bivariate analysis test using chi-square to analyze the relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. The results of bivariate analysis for the relationship between knowledge levels with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.035 OR 2.825 CI 95% (1,161-6,871), exposure to information sources with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.036 OR 1.376 CI 95% (1,163-1,872) and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior p-value 0.002 OR 4.125 CI 95% (1,744-9,754). The conclusion of this study there is a relationship between pregnant woman knowledge levels, exposure to information sources and husband's support with gestational diabetes mellitus prevention behavior. Reading Materials: 36 Journals, 13 Books (2016-2022). Keywords: Gestational Diabetes, Knowledge, Information Sources, Husband's Support.
Dhea Amanda Suri
· Thesis · Open Access
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Oktober 2023 Nama : Dhea Amanda Suri Nim : 020319608 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENERAPAN SELF CARE MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS CIKARANG TAHUN 2023 ABSTRAK Diabetes melitus biasa dikenal dengan kencing manis atau penyakit gula, merupakan masalah kesehatan yang sudah menjadi ancaman, diabetes melitus akan berdampak pada masalah kesehatan lainnya, seperti komplikasi pada mata, jantung, ginjal, saraf, atau kemungkinan amputasi. Pengetahuan yang baik tentang diabetes melitus dapat membantu penderita untuk mengerti bagaimana penanganan tentang penyakitnya, cara pencegahan, pengobatan dan komplikasinya. Self care merupakan perilaku seseorang secara mandiri untuk meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit dan mempertahankan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan penerapan self care management pada penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Cikarang. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 85 pasien diabetes melitus yang berobat di Puskesmas Cikarang. Hasil penelitian menunjukan nilai P-value 0.000 (p0.05), maka dapat di artikan bahwa Ho di tolak yang berarti terdapat hubungan. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan self care management pada penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Cikarang dan diharapkan pasien diabetes melitus hendaknya memahami informasi yang diberikan mengenai edukasi tentang penyakit sehingga dapat meningkatkatkan pengetahuan dan perilaku self care management. Kata kunci: Diabetes Melitus, Tingkat Pengetahuan, Self Care Management
Iga Sagala
· Thesis · Open Access
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Iga Sagala Nim : 020319618 PENGARUH PEMBERIAN BANTAL HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA REMAJA PUTRI DI UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN TAHUN 2023 ABSTRAK Latar Belakang: Dismenore adalah gangguan menstruasi berupa rasa sakit atau nyeri hebat pada bagian bawah perut. Secara umum penanganan dismenore terbagi dalam dua kategori yaitu dengan cara terapi farmakologi dan non- farmakologi. Namun yang dilakukan peneliti adalah penanganan dengan cara non-farmakologi yaitu dengan intervensi pemberian bantal hangat. Pemberian bantal hangat dapat menurunkan nyeri disminore dan memberikan rasa hangat dengan menggunakan alat pemanas elektrik. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Bantal Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Disminore Pada Remaja Putri Sarjana Keperawatan Di Universitas Medika Suherman Cikarang Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian Pre-Post experimental design. Metode penelitian experiment termasuk dalam metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2023. Populasi penelitian ini adalah remaja putri sarjana keperawatan Universitas Medika Suherman yang mengalami dismenore. Sampel penelitian sejumlah 42 remaja putri. Hasil Penelitian: Pada Uji Paired T Test pada penelitian didapatkan hasil akhir yakni P- Value sebesar 0.000 0.05, karena nilai P-Value sebesar 0.000 atau 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pada penelitian ini Ha diterima karena hasil P-Value 0.05, artinya ada perbedaan antara hasil Pre-Test dan Post-Test, sehingga ada pengaruh terhadap pemberian bantal hangat pada nyeri disminore sebelum intervensi (Pre-Test) dan sesudah intervensi (Post-Test). Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian bantal hangat terhadap nyeri disminore pada remaja putri di Universitas Medika Suherman Kata Kunci: Bantal hangat, dismenore, remaja putri Sarjana Keperawatan Universitas Medika Suherman
Dian Dwijayanti
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus. Sekitar 1 dari 5 orang yang terinfeksi Covid-19 menderita sakit parah dan kesulitan bernafas. Penatalaksanaan pada penyakit Covid 19 adalah salah satunya adalah latihan teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh latihan teknik relaksasi nafas dalam terhadap peningkatan saturasi oksigen pasien Covid 19 di Ruang NSE RS X Cikarang tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian Pre-Post test (One group pre-post test design). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 30 orang pasien Covid 19 di RS X Cikarang pada tanggal 8 Maret 2021 sampai dengan tanggal 29 Maret 2021. Pengambilan sample (sampling) penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian yang didapat RS X Cikarang terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan tekhnik relaksasi nafas dalam terhadap saturasi oksigen pasien Covid 19. Pengaruh ini di uji dengan uji wilcoxon menghasilkan nilai p=0,000, dimana nilai p < α (0,05), maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan teknik relaksasi nafas dalam terhadap saturasi oksigen pada pasien Covid 19. Hasil penelitian ini dapat dapat menjadi masukan bagi perawat untuk menjadikan latihan teknik relaksasi nafas dalam sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri diruangan isolasi RS X Cikarang dan intervensi dalam penatalaksanaan Covid 19.
HADMILA SUCI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Diabetes melitus menjadi masalah kesehatan di setiap tahun selalu mengalami peningkatan jumlah penderita didunia. Berdasarkan data IDF pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 15,98% di banding pada tahun 2020. Jumlah penderita DM di Indonesia pada 2021 meningkat dalam sepuluh tahun terakhir sebanyak 67%. Dan prevalensi DM di Jawa Barat mencapai 1,74%. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Lemeshow yaitu dari jumlah populasi 191 pasien, didapatkan hasil sebanyak 68 responden yang dijadikan sampel yaitu sebagian dari pasien Diabetes Mellitus yang datang ke RS. Sentra Medika Cikarang tahun 2022. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pola makan dengan nilai P-Value 0,001, aktivitas fisik = 0,006, obesitas = 0,010, stress = 0,011 dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Kesimpulan ada hubungan pola makan, aktivitas fisik, obesitas dan stress dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 di RS. Sentra Medika Cikarang Tahun 2022. Hendaknya tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi serta informasi khususnya terkait dalam faktor yang berhubungan dengan peningkatan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 agar dapat menghindari komplikasi yang dapat timbul akibat peningkatan kadar gula darah. ABSTRACT Diabetes mellitus is currently a public health problem in the world always increases. Based on data from the International Diabetes Federation in 2021 there will be an increase of 15,9%, compared to 2020. The number of DM sufferers in Indonesia in 2021 has increase rapidly in the last ten years by 67%. And the prevalence of DM in West Java reached 1,74%.. This reasearch method is quantitative analytic with cross sectional approach. The sample in this tudy used the Lemeshow formula, namely from a total population of 191 ptients, the results obtained were 68 respondents who were used as samples, namely some people with diabetes mellitus who came to RS. Sentra Medika Cikarang for teh period October-December 2022. Analysis used univariate and bovariate statistical tests using chi-square. The result of the bivariate analysis showed that there was a realtionship between diet and a P-Value 0,001, physical activity = 0,006, obesity = 0,010, stress = 0,011 and an increase in blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus suferers. In conclusion, there is a realtionship between diet, physical avtivity, obesity, and stress with increased blood sugar levels in type 2 DM patients at RS. Sentra Medika Cikarang in 2022. Health workers should be able to provide education and information, especially regarding factors realted to increased blood sugar levels in type 2 DM patients so that they can avoid complications that can arise due to increased blood sugar levels.
Fikri Ramadhan
· Thesis · Open Access
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS SKRIPSI, 5 SEPTEMBER 2023 Nama : Fikri Ramadhan NIM : 020319615 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PUSKESMAS CIBINONG TAHUN 2023 ABSTRAK Latar belakang ISPA adalah penyakit yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran napas mulai dari hidung (saluran atas)hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA umumnya berlangsung selama 14 hari. Adapun yang termasuk dalam infeksi saluran napas bagian atas adalah batuk pilek biasa, sakit telinga,radang tenggorokan, influenza, bronchitis dan juga sinusitis, sedangkan infeksi yang menyerang bagian bawah saluran napas seperti paru, salah satunya adalah pneumonia . Tujuan: Mengidentifikasi factor factor yang berhubngan dengan prilaku pencegahan infeksi salursn pernapasan akut (ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di Puskesmas Cibinong tahun 2023. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena dua variabel yaitu variabel independen dengan variabel dependen dan menganalisis bagaimana hubungan antara kedua variabel tersebut.Pemilihan metode deskriptif korelasional Perhitungan pada penelitian ini adalah total sampling dengan populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia prasekolah 3-6 tahun yang menderita ISPA di Puskesmas Cibinong dengan jumlah 40 orang. . Hasil : Berdasarkan hasil penelitian tentang faktorfaktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi saluran pernapasan akut(ISPA) pada ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di puskesmas cibinong, dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan antara status pekerjaan, pendidikan, pendapatan keluarga, pengetahuan, dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan tidak adanya hubungan antara sikap dan motivasi dengan perilaku pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kata kunci : Infeksi Saluran Pernapasan, Prilaku Pencegahan. Suherman Medical University (UMS) GRADUATE STUDIES PROGRAM IN NURSING AND EDUCATION NURSING PROFESSION THESIS, 5 SEPTEMBER 2023 Name: Fikri Ramadhan NIM: 020319615 FACTORS RELATING TO PREVENTIVE BEHAVIORS OF ACUTE RESPIRATORY INFECTIONS (ARI) IN MOTHERS OF PRESCHOOL AGE CHILDREN AT CIBINONG HEALTH CENTER IN 2023 ABSTRACT Background ISPA is a disease that attacks one or more parts of the respiratory tract from the nose (upper tract) to the alveoli (lower tract) including the adnexal tissue, such as the sinuses, middle ear cavity and pleura. ISPA generally lasts 14 days. What is included in upper respiratory tract infections are coughs, common cold, earache, sore throat, influenza, bronchitis and sinusitis, while infections that attack the lower respiratory tract such as the lungs, one of which is pneumonia. Objective: To identify factors that are related to the behavior of preventing acute respiratory infections (ARI) in mothers of preschool aged children at the Cibinong Community Health Center in 2023. Method: This type of research is quantitative research with a correlational descriptive design which aims to describe the phenomenon of two variables namely the independent variable and the dependent variable and analyzing the relationship between the two variables. The choice of correlational descriptive method. The calculation in this study was total sampling with the population in this study being all mothers who had preschool children aged 3-6 years who suffered from ISPA at the Cibinong Community Health Center with a total of 40 people. . Results: Based on the results of research on factors related to behavior to prevent acute respiratory infections (ARI) in mothers who have pre-school aged children at the Cibinong health center, it can be concluded that there is a relationship between employment status, education, family income, knowledge, and family support with behavior to prevent acute respiratory infections (ARI), and there is no relationship between attitudes and motivation and behavior to prevent acute respiratory infections (ARI)
KILIP ASTUTI
· Thesis · Open Access
Retinopati diabetika adalah kelainan retina berupa mikroangiopati progresif yang ditandai oleh kerusakan mikrovaskular pada retina. Pendidikan kesehatan adalah sebuah upaya persuasi atau pembelajaran kepada masyarakat agar masyarakat mau melakukan tindakan-tindakan untuk memelihara, dan meningkatkan taraf kesehatannya. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang retinopati diabetika. Metode penelitian yang digunakan Quasi Eksperiment dengan pendekatan pre-test and post-test non equivalent control group. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini seluruh pasien yang terdiagnosis retinopati diabetika di JTEC RS Harapan Bunda dalam 3 bulan terkahir sebanyak 32 Pasien. Tehnik Sampling yang digunakan total samping. Hasil penelitian yaitu Usia 51-60 th (44%), jenis kelamin perempuan (69%), pendidikan SMA (41%), pekerjaan wiraswasta dan IRT /tidak bekerja (31%), pengetahuan sebelum pendidikan kesehatan kurang (63%), pengetahuan setelah pendidikan kesehatan baik (84%). Ada pengaruh yang signifikan antara sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang retinopati diabetika di JTEC RS harapan Bunda Jakarta Timur Tahun 2023 dengan P-Value 0.000. Kesimpulan dan Saran : Pendidikan kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas manusia, dengan pendidikan kesehatan manusia memperoleh pengetahuan dan informasi. Semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang maka akan semakin berkualitas hidupnya.
Baiq Laela Zaeni
· Thesis · Open Access
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI Skripsi, Agustus 2022 Nama : Baiq Laela Zaeni NIM : 010718005 TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN OBAT TANPA RESEP DI APOTEK KHANZA MEDIKA PERIODE 15-24 JULI 2022 xvi 16+Halaman 58+Tabel 14+Lampiran 13. ABSTRAK Apotek merupakan salah satu tempat dilakukannya pelayanan kefarmasian berupa pelayanan informasi obat yang diberikan secara langsung kepada konsumen yang datang untuk membeli obat tanpa resep untuk mengetahui kepuasan konsumen dalam menerima pelayanan kefarmasian. Kepuasan konsumen yang diterima dilihat dengan metode service quality, yang membagi kualitas layanan ke dalam 5 dimensi, yaitu; bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan obat tanpa resep di Apotek Khanza Medika periode 15-24 juli tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu dekriptif, Penelitian ini dilakukan di Apotek Khanza Medika, dengan jumlah sampel 78 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan menggunakan kuesioner. Analisis data yang diterapkan pada penelitian ini yaitu CSI,analisis servqual GAP, Importance Performance Analysis(IPA). Hasil dari perhitungan CSI total keseluruhan dimensi untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen yaitu 86,54 % di kategorikan (sangat puas), analisis servqual GAP ke lima dimensi yaitu; bukti langsung -0,29, kehandalan -0,45, daya tanggap -0,32, jaminan - 0,45, dan empati -0,19. ke lima dimensi menunjukan angka negatif dapat di kategorikan bahwa konsumen tidak puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan dan total rata-rata keseluruhan dimensi diperoleh GAP -0,34 dengan kategori (sedang). Sedangkan hasil IPA terbagi 4 kuadran yaitu; kuadran I dengan prioritas pertama apotek, kuadran II untuk mempertahankan prestasi apotek, kuadran III prioritas rendah, kuadran IV berlebihan. Adapun saran sebagai berikut; bagi Apotek Khanza Medika, diharapkan dapat menjadi bahan masukkan terkait kekurangan dalam fasilitas dan pelayanan agar dapat menjadi perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik lagi. Kata Kunci: Apotek, Kepuasan konsumen, Pelayanan obat tanpa resep, Service quality
Nur Halimah Nasution
· Thesis · Open Access
Remaja pada usia sekolah dapat berisiko menjadi remaja obesitas. Kejadian overweight dan obesitas pada remaja disebabkan karena adanya perubahan pola makan dan aktifitas fisik. Konsumsi junk food lebih dari 6 kali perbulan dan aktivitas fisik yang rendah cenderung meningkatkan kejadian overweight dan obesitas pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkomsumsi junk food dan pola aktifitas terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMPN 2 sukaraja Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 55 responden. sedangkan kriteria normal, overweight dan obesitas menggunakan indikator IMT. Data frekuensi aktivitas dan konsumsi makanan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui bahwa obesitas pada remaja SMP sebanyak 22 (40,0%) , kebiasaan mengkomsumsi junk food sebanyak 23 responden (41,8%), dan aktifitas fisik kurang 28 responden (50,9%).Dalam penelitian ini menggunkan Uji Chi Square didapatkan hasil ada hubungan antara kebiasaan komsumsi junk food dan pola aktifitaS terhadap kejadian obesitas pada remaja SMP 2 Sukaraja bogor, P Value 0,000 ≤ α 0,05. Berdasarkan penelitian ini Disarankan siswa dapat mempertahankan pola makan yang seimbang dan mengatur aktifitas fisik yang baik.
Anisya
· Thesis · Open Access
Abstrak Pubertas dini adalah perubahan tubuh anak menjadi dewasa (pubertas) di usia yang lebih awal dari seharusnya. Obesitas, mengkonsumsi junk food dan aktifitas fisik adalah faktorfaktor yang menyebabkan kejadian pubertas dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian pubertas dini pada anak perempuan di SDN Pasir Sari 02. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan yang mengalami pubertas dini sebanyak 34 atau (56,7%) siswi sedangkan yang tidak mengalami pubertas dini sebanyak 26 atau (43,3%) siswi, yang mengalami obesitas sebanyak 30 atau 50,0% siswi, sedangkan yang tidak mengalami obesitas sebanyak 30 atau 50,0% siswi, yang mengkonsumsi junk food sebanyak 38 atau 63,3% siswi, sedangkan yang tidak mengkonsumsi junk food sebanyak 22 atau 36,7% siswi, yang melakukan banyak aktivitas fisik sebanyak 30 atau 50,0% siswi, sedangkan yang tidak banyak melakukan aktivitas fisik sebanyak 30 atau 50,0% siswi. Hasil uji bivariat dari tiga variabel yang diteliti yaitu obesitas, mengkonsumsi junk food dan aktifitas fisik, menunjukan bahwa ketiga variabel tersebut terdapat adanya hubungan yang signifikan.
Wahyuni Dewi Martina
· Thesis · Open Access
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita, diperkirakan 15 juta anak balita di dunia meninggal setiap tahun. Sebagian besar penelitian di negara berkembang menunjukkan bahwa diberbagai negara setiap tahunnya 20-30% kematian bayi dan balita disebabkan karena menderita infeksi saluran nafas akut (ISPA). Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi tahun 2019, diperoleh informasi bahwa pada tahun 2019 dari 88.915 balita di Bekasi,sebanyak 19.367 balita (21,78%) adalah penderita ISPA.
Puskesmas Mekarmukti merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan laporan tahunan pada tahun 2019, angka kesakitan ISPA di Puskesmas Mekarmukti mencapai 63% dari seluruh kunjungan di Poli KIA (Profile Puskesmas Mekarmukti, 2019). Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan angka kesakitan ISPA di Puskesmas Mekarmukti dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 57% dari kunjungan. Peningkatan angka kesakitan ini tidak hanya disebabkan oleh kondisi lingkungan saja tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku, pelayanan kesehatan yang ada dan faktor genetik.Berdasarkan uraian diatas maka penulis merumuskan masalah ini yaitu “bagaimana gambaran ISPA pada balita di Puskesmas Mekr mukti tahun 2020.?
Lilis Setiawati
· Thesis · Open Access
-
Muslimin
· Thesis · Open Access
UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS)
PROGRAM STUDI ILMU SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS
Skripsi, Juli 2021
Nama : MUSLIMIN
NIM : 020319724
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI WILAYAH PUSKESMAS PURWAKARTA KABUPATEN PURWAKARTA
vii + 74 halaman + 12 tabel + lampiran
ABSTRAK
Provinsi Jawa Barat menempati urutan tertinggi ke dua di Indonesia dengan angka 39,60 %. Kabupaten Purwakarta menempati urutan tertinggi ke lima di Provinsi Jawa Barat dengan angka 36,79 % (Riskesdas, 2018). Pengendalian hipertensi bertujuan untuk mencegah dan menurunkan probabilitas kesakitan, komplikasi, dan kematian. Kurangnya kepatuhan kepada obat antihippertensi adalah alasan utama untuk kontrol hipertensi yang buruk (Al-ramahi, 2014). Dukungan keluarga berpengaruh positif dalam mengontrol penyakit.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita hipertensi yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Purwakarta pada bulan Januari 2021 sejumlah 214 responden. Jumlah sampel yang didapatkan dari hasil perhitungan adalah 70 pasien. Mengukur kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi, pada sejumlah penelitian menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8).
Hasil penelitian membuktikan terdapat hubungan antara dukungan emosional, penghargaan dan harga diri (p value = 0,001), dukungan instrumental (p value = 0,004), dukungan informasi (p value = 0,001) dengan kepatuhan minum obat. Dukungan keluarga yang adekuat terbukti berhubungan dengan menurunnya mortalitas terutama dalam perbaikan dalam tekanan darah.
Ratih Kurniawati
· Thesis · Open Access
Pendokumentasian Asuhan Keperawatan merupakan adalah tanggung jawab perawat dan merupakan aspek legal. Penkumentaasian asuhan keperawatan harus diisi lengkap agar dapat dinilai sejauh mana keberhasilan asuhan keperawtan yang diberikan oleh perawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik perawat meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan ,masa kerja dan pengetahuan dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan Diaabetes Mellitus di RS X Cikarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa 24 (60%) responden berusia 20-30 tahun, 39 (97.5%) responden berjenis kelamin perempuam, 28 (70%) responden tingkat pendidikannya D3 Keperawatan, 26 (65%) responden masa kerjanya 0-5 tahun, 23 (57.5%) berpengetahuan kurang. Hasil penelitian tidak ada hubungan antara usia dengan kelengkapan askep DM P value=0.46, tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan pendokumentasian askep DM P value=1,ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kelengkapan askep DM P value=0.03,ada hubungan antara masa kerja denagan kelengkapan pendokumentasian askep DM P value=0.02,ada hubungan antara pengetahuan dengan kelengkapan askep DM P value=0.00.Kesimpulan masa kerja 0-5 tahun, tingkat pendidikan D3 dan pengetahuan yang kurang kualitas kelengkapan pendokumentasian askep DM kurang.
Resha Amanda Asbulloh
· Thesis · Open Access
Perubahan siklus menstruasi harus lebih diperhatikan oleh setiap wanita karena dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita kedepannya. Ketidakteraturan siklus menstruasi ini juga merupakan suatu indikator penting dalam menunjukkan adanya gangguan sistem reproduksi yang nantinya dapat dikaitkan dengan peningkatan resiko berbagai penyakit dalam sistem reproduksi, salah satunya kanker rahim dan infertilitas.
Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswi Sarjana Kebidanan Reguler di Universitas Medika Suherman dengan jumlah populasi sebesar 120 responden dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 responden. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square.
Hasil penelitian dengan variabel dependen didapatkan responden yang siklus menstruasinya tidak teratur sebanyak 63 responden (52,5%), sedangkan siklus menstruasi teratur yaitu sebanyak 57 responden (47,5%) dan hasil penelitian dengan variabel independen didapatkan responden yang mengalami stress 88 responden (73,3%) dan tidak mengalami stress sebanyak 32 responden (26,7%), responden yang mengalami aktifitas fisik tidak baik sebanyak 67 responden (55,8%), dan aktivitas fisik baik sebanyak 53 responden (44,2%), responden yang mengalami status gizi tidak normal sebanyak 56 responden (46,7%) dan status gizinya normal sebanyak 64 responden (53,3%) serta responden yang mengalami pola tidur kurang sebanyak 69 responden (57,5%) dan pola tidur cukup sebanyak 51 responden (42,5%). Hasil analisa menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara ketidakteraturan siklus menstruasi dengan stress dengan nilai p value = 0,003 dan nilai OR = 4,059, aktivitas fisik dengan nilai p value = 0,020 dan nilai OR = 2,560, status gizi dengan nilai p value = 0,003 dan nilai OR = 3,293 serta pola tidur dengan nilai p value = 0,001 dan nilai OR = 4,000.
Dapat disimpulkan dari keempat variabel yang diteliti terdapat hubungan yang signifikan antara stress, aktivitas fisik, status gizi dan pola tidur terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi. Saran yang disampaikan semoga hasil penelitian ini dapat menjadi bahan acuan atau materi pembelajaran agar dapat melakukan pencegahan terjadinya ketidakteraturan siklus menstruasi.
Yunita Fitriani
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Latar Belakang : Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular yang dapat menimbulkan berbagai spectrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada pathogen penyebabnya, faktor lingkungan dan faktor penjamu. Berdasarkan data yang di dapat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang tahun 2021 diketahui jumlah penyakit ISPA yaitu 13.503 orang dan Menurut data puskesmas Kecamatan Pangkalan diketahui jumlah penyakit ISPA pada tahun 2021 yaitu 365 orang dan terbanyak di Desa Taman Sari sebanyak 73 penderita, dari 73 tersebut 50% penderita adalah pekerja penambang batu kapur Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor- Faktor yang berhungan dengan risiko terjadinya ISPA pada para pekerja penambang Batu Kapur di Desa Taman Sari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang Metode : penelitian ini survei analitik dengan jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan desain penelitian pendekatan cross sectional. ). Populasi dalam penelitian ini adalah para pekerja penambang batu kapur yang berada di wilayah kerja puskesmas Pangkalan Kabupaten Karawang yang berjumlah 80 pekerja. Teknik samping menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan data editing, skoring, tabulating dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil uji output statistic mengunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan didapatkan nilai pada masing masing variabel yaitu Penggunaan APD P-value: (0.00< 0.05), Lama Paparan P-value: (0.038 < 0.05) . Kebiasaan Merokok P-value: (0.038< 0.05), Masa Kerja P-value: (0.049< 0.05). Kesimpulan : Ada hubungan antara pengggunaan APD, Lama Paparan, Kebiasaan Merokok dan Masa Kerja dengan Risiko Kejadian ISPA pada pekerja penambang Batu Kapur di Desa Taman Sari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang.
Fitria Juwita Sari
· Thesis · Open Access
INSTITUT MEDIKA Drg. SUHERMAN (IMDS)
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS
SKRIPSI, Mei 2021
Nama : FITRIA JUWITA SARI
NPM : 020319717
ANALISIS FAKTOR RESIKO KEMATIAN PADA PASIEN COVID-19 DI RUANG ICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAYU ASIH PURWAKARTA
xvi + 66 Halaman+ 11 Tabel+ 11 Lampiran
ABSTRAK
Covid-19 merupakan penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di berbagai negara. Case Fertality Rate Covid-19 di Indonesia mencapai 4,68%. Kematian tertinggi pasien Covid-19 di RSUD bayu Asih terdapat di ruang ICU yaitu 82,4%. Usia tua, jenis kelamin dan penyakit komorbid merupakan faktor resiko yang menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor resiko kematian pada pasien covid-19 di Ruang ICU RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain studi retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah pasien Covid-19 terkonfirmasi di ruang ICU RSUD Bayu Asih Purwakarta periode bulan Oktober 2020 - Januari 2021 sebanyak 64 orang pasien, sampel yang digunakan yaitu total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi checklist. Analisis data menggunakan Uji Chi Square.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari 64 pasien terinfeksi Covid-19 di ruang ICU, 41 pasien meninggal, 80,6% berusia >60 (p=0,016, OR 4,427), 72,2% berjenis kelamin laki-laki (p=0,201, OR 2,253) dan 74,1% memiliki penyakit penyerta (p=0,000, OR 25,714). Kesimpulannya adalah usia tua dan penyakit komorbid merupakan faktor resiko kematian pada Covid-19.
Kata Kunci : Covid-19, faktor resiko, kematian
Bahan bacaan : 33 ( 2007-2020)
Muhammad Kadar
· Thesis · Open Access
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS
INSTITUT MEDIKA DRG SUHERMAN
SKRIPSI
APRIL 2021
MUHAMMAD KADAR
020319723
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI ARV DI KLINIK VCT RSUD BAYU ASIH TAHUN 2021
xvii +VII Bab + 84 Halaman + 1 Grafik + 6 Bagan + 15 Tabel + 10 Lampiran
ABSTRAK
Penyakit HIV masih dianggap sebagai penyakit yang tidak ada obatnya dan juga dampaknya yang sangat mematikan. Mengingat jumlah kasus yang semakin bertambah setiap tahun. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS. Di Indonesia, Jawa Barat masuk kedalam 5 provinsi dengan kasus HIV terbanyak. Penemuan kasus baru HIV di Kabupaten Purwakarta selama 5 tahun terakhir mengalami trend peningkatan pada tahun tahun 2020 menjadi kasus baru 198 orang (41,91%). Melihat dari data Rekam Medis RSUD Bayu Asih (2019) jumlah penderita on ARV di Klinik VCT tahun 2019 berjumlah 227 orang sedangkan pada tahun 2020 meningkat menjadi 287 (20,90%) orang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kepatuhan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan terapi ARV. Metode penelitian secara kuantitaf dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah rata-rata jumlah pasien HIV yang telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan viral load yang mendapatkan pelayanan kesehatan di klinik VCT RSUD Bayu Asih dari bulan Januari sampai Desember 2020 sebanyak 60 orang penderita HIV/AIDS dengan sampel berjumlah 52 responden. Tehnik pengambilan sampel dengan non probability sampling. Lokasi penelitian di klinik VCT RSUD Bayu Asih yang dilakukan pada bulan Maret sampai April 2021.
Pengolahan hasil penelitian menggunakan analisis data dengan chi square. Sebagian besar dari 52 responden yang mendapatkan kepatuhan 71,2%, dukungan keluarga 63,7%, ODHA yang telah berhasil melakukan terapi ARV 76,9%, responden yang tidak berhasil dalam terapi ARV 23,1%. Hasil penelitian diketahui ada hubungan kepatuhan dengan keberhasilan terapi ARV (p-value 0,000). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan keberhasilan terapi ARV (p-value 0,012). Terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan terapi ARV.
Disarankan bagi rumah sakit agar membuat startegi perencanaan untuk menangani masalah pasien yang gagal terapi ARV, dan bagi masyarakat khususnya keluarga dengan penderita HIV/AIDS dapat memberikan dukungan secara penuh baik fisiologis maupun psikologis selama menjalani terapi ARV.
Kata kunci : keberhasilan terapi arv, dukungan keluarga, kepatuhan
Daftar pustaka : 43 (2010-2020)
Putri Nursafitri
· Thesis · Open Access
-