Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Siana Ayu Febryanti

2 karya publik ditemukan.

2023: 2

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-6 Tahun di TKIT Al-Manshuriyyah Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2023

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemampuan motorik merupakan salah satu proses tumbuh kembang yang harus dilalui dalam kehidupan anak, salah satunya motorik halus. Menurut UNICEF pada tahun 2020 didapatkan data sejumlah 27,5% atau setara dengan 3 juta anak mengalami gangguan perkembangan khususnya pada balita. Data dari Dinkes Provinsi Jawa Barat terdapat 1-3% anak mengalami keterlambatan motorik. Data dari dua rumah sakit di Bekasi menyebutkan bahwa 11,3% anak mengalami keterlambatan perkembangan motorik halus. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu jumlah sampel sama dengan jumlah populasi sebanyak 45 anak usia 4-6 tahun dan orang tua di TKIT Al-Manshuriyyah tahun 2023. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik menggunakan Chi-square. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara perkembangan motorik halus pada anak dengan pola asuh dengan nilai P-Value 0,001, dan ada hubungan antara perkembangan motorik halus pada anak dengan pengetahuan orang tua dengan nilai P-Value = 0,039 yaitu semua nilai P-Value = P<a 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat hubungan pola asuh dengan perekembangan motorik halus pada anak dan ada hubungan pengetahuan orang tua dengan perkembangan motorik halus pada anak di TK Al-Manshuriyyah tahun 2023. Saran penelitian ini agar Agar lebih menambah wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya mempunyai pengetahuan dan pemahaman mengenai perkembangan motorik halus pada anak.

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia 3-6 Tahun di TKIT Almanshuriyyah Kecamatan Tambun Selatan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motoric ability is one of the developmental processes that must be passed in a child's life, one of which is fine motor skills. According to UNICEF in 2020 data obtained a total of 27,5% or the equivalent of 3 million children experiencing developmental disorders, especially in toddlers. Data from the West Java Health Office found that 1-3% of children experience motor delays. Data from two hospitals in Bekasi states taht 11,3% of children experience fine motor delays. The research method is qiantitative analytic with cross sectional approach. The sample in this study used total sampling, namely the number of samples equal to the number of population, namely 45 children aged 4-6 years and parents at TKIT Al-Manshurriyah, analysis using univariate and bivariat with stastical tests using Chi-Square test. The result of the bivariate analysis show that there is a relationship between fine motor development in children an parenting style with a P-Value = 0,0001, and there is a relationship between fine motoric development in children and parental knowledge with a P-Value = 0,039, that is all P-Value = Pα 0,05. The conclusion of this study, there is a realtionship between parenting style and fine motor development in children and there is a realtionship between parental knowledge and fine motor development in children at TKIT Al-Manshuriyyah 2023. The suggestion of this research is to add broader insight regarding the importance of having knowledge and understanding f fine morotic development in children.