Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi Tahun 2018
Asfiksia neonatorum adalah suatu keadaan bayi baru lahir yang gagal bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Tingginya angka kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Kota Bekasi pada periode Juli - Desember tahun 2016 sebanyak 159 kasus atau 24,72 %. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Kota bekasi tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analiik kuantitatif dengan menggunakan pendekatn cross sectional. Sampel dari penelitian sebanyak 643 bayi. Insrtumen penelitian adalah lembar cheklist merupakan data sekunder. Analisis dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian bivariat menunjukan ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian asfiksia neonatorum, nilai P = 0,007, hasil OR di ketahui 1,653. Ada hubungan antara paritas dengan kejadian asfiksia neonatorum, nilai P = 0,004, hasil OR 1,745. Ada hubungan antara usia kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorum , nilai P = 0,004, hasil OR 1745. Kesimpulan dari hasil penelitian ini dari 3 variabel yang diteliti memiliki hubungan antara usia ibu, paritas, usia kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorum d RSUD kota bekasi tahun 2018.