COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Penuntun Diet dan Terapi Gizi
Asuhan Keperawatan Anak Gangguan Gastrointestinal & Hepatobilier (Diagnosis NANDA-I Hasil NOC Tindakan NIC)
Asuhan Keperawatan Anak Gangguan Saraf dan Neuromuskular (Diagnosis NANDA-I Hasil NOC Tindakan NIC)
Formulasi & Teknologi Kosmetik Vol. 4
Formulasi & Teknologi Kosmetik Vol. 3
Farmakognosi & Farmakobioteknologi Vol. 2
Asuhan Keperawatan Anak Gangguan Respirasi (Diagnosis NANDA-I Hasil NOC Tindakan NIC)
Asuhan Keperawatan Maternitas : Antepartum (Diagnosis NANDA-I Hasil NOC Tindakan NIC
Bahasa Latin untuk Farmasi & Kedokteran
Ilmu Biomedik Dasar I : Anatomi ; Fisiologi
Asuhan Keperawatan Anak Gangguan Hematologik ; Keganasan ; Kedaruratan (Diagnosis NANDA-I Hasil NOC Tindakan NIC)
Pedoman Penggunaan Tikus Sebagai Hewan Uji Laboratorium
Penuntun Praktis Perhitungan Farmasi Ed. 2
Traditional Chinese Internal Medicine
Diagnostics of Traditional Chinese Medicine
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Remaja di Komplek Dit Bek Ang Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Tahun 2018
Kekerasan seksual pada anak dan remaja di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Setidaknya ada 1,5 juta remaja yang mengalami kekerasan seksual 1 tahun terakhir. Tingginya angka kekerasan seksual pada remaja maka hal tersebut membutuhkan pencegahan, mengingat kekerasan seksual dapat menyebabkan trauma fisik maupun psikis pada remaja. Pencegahan kekerasan seksual dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari sikap, penampilan, keberanian dan kemampuan membela diri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan kekerasan seksual pada remaja di Komplek Dit Bek Ang Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah Analitik Observasional dengan rancangan penelitian kolerasional yang bertujuan mengungkapkan hubungan koleratif antar variabel dengan menggunakan pendekatan cross sectional, melibatkan 51 sampel yang di ambil secara total sampling dan analisa data menggunakan Chi-Square Hasil penelitian diperoleh sikap berhubungan dengan pencegahan kekerasan seksual dengan P value = 0,000 < (0,05), penampilan berhubungan dengan pencegahan kekerasan seksual dengan P value = 0,039 < (0,05), keberanian berhubungan dengan pencegahan kekerasan seksual dengan P value = 0,023 < (0,05) dan keterampilan beladiri berhubungan dengan pencegahan kekerasan seksual dengan P value = 0,000 < (0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor sikap, penampilan, keberanian dan keterampilan beladiri hubungan dengan pencegahan kekerasan seksual pada Remaja di Komplek Dit Bek Ang Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Tahun 2018
INSTITUT MEDIKA DRG. SUHERMAN CIKARANG BEKASI PROGRAM STUDI PROFESI NERS AKADEMIK SKRIPSI, Juli 2018 NAMA : PENY LARA SATI NIM :100314328 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIKARANG TAHUN 2018. xvii + 76 halaman ABSTRAK Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronis, sehingga memerlukan penatalaksnaan yang tepat agar dapat mengendalikan kadar gula darah dalam keadaan normal dan stabil serta mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus diruang poliklinik penyakit dalam rumah sakit Sentra Medika Cikarang tahun 2018. Penelitian ini termaksuk kedalam analitik kuantitatif, dengan menggunakan metode Cross Sectional. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes mellitus di Rumah sakit Sentra Medika Cikarang jumlah sampel dengan menggunakan tingkat kesalahan 0,05. Jumlah responden yang akan diteliti sebanyak 61 responden. Hasil peneliti menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kadar gula darah P-Value 0,009 dan nilai OR 4,830. Pendidikan dengan kadar gula darah P-Value 0,029 dan nilai OR 3,760. Sumber informasi dengan kadar gula darah P-Value 0,017 dan nilai OR 4,433. Aktivitas fisik dengan kadar gula darah P-Value 0,035 < (0,05) dan nilai OR 3,556. Asupan makan dengan kadar gula darah P-Value 0,029 dan nilai OR 3,760. Peneliti menyarankan kepada responden agar lebih meningkatkan pengetahuan, sumber informasi, aktivitas fisik, dan asupan makan dengan cara berkonsultasi dengan dokter, orang yang lebih tahu, serta mengikuti penyuluhan kesehatan tentang kesehatan anak. Keperpustakaan : 10 Buku, 12 Jurnal Kata Kunci : Diabetes Melitus, Pendidikan, Pengetahuan, Sumber Informasi