COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Manajemen Bayi Berat Lahir Rendah untuk Bidan dan Perawat
Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Ankle Brachial Indeks (ABI) Pada Klien Diabetes Melitus di Puskesmas Lemah Abang Cikarang Timur
Handbook Of Employee Benefits And Administration
Health Care Administration : Managing Organized Delivery Systems
Advances In Health Economics
Social Determinants Approaches To Public Health: From Concept To Practice
Understanding Health Policy a Clinical Approach
A Reader in Health Policy and Management
Health Policy And Politics
Essentials Of Health Economics
Health Policy And Systems Research: A Methodology Reader
Health Care Systems Efficiency And Policy Settings
Public-Private Partnerships for Public Health
Health in All Policies Prospects and Potentials
The Philosophy of Public Health
Fundamentals of Nuclear Pharmacy 6th Edition
Ansel’s Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Minat Ibu Hamil Trimester II dan III Mengikuri Senam Hamil di RS Sentra Medika Cikarang
Senam hamil merupakan aktivitas fisik yang memiliki banyak manfaat baik ibu dan janin, akan tetapi tidak semua ibu hamil memiliki minat untuk mengikuti senam hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan antara pengetahuan, paritas, ekonomi, dukungan suami, dan sumber informasi dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil. Jenis penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Data penelitian ini menggunakan data primer. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Univariat menggunakan statistik Proposional dan Bivariat dengan menggunakan Chi Square. Hasil penelitian Uji Statistik Chi-Square didapatkan ada hubungan antara minat ibu hamil dengan pengetahuan nilai P= 0.024 (P< a 0.05) dan OR 5,200, ada hubungan antara minat ibu hamil dengan paritas nilai P= 0,049 (P< a 0,05) dan OR 4,148, ada hubungan minat ibu hamil dengan ekonomi nilai P= 0.011 (P< a 0.05) dan OR 6,095, ada hubungan minat ibu hamil dengan dukungan suami nilai P= 0,010 (P< a 0,05) dan OR 6,375, ada hubungan minat ibu hamil dengan sumber informasi nilai P= 0,004 (P< a 0,05) dan OR 7,771. dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, paritas, ekonomi, dukungan suami dan sumber informasi dengan minat ibu hamil mengikuti senam hamil. Saran peneliti diharapkan kepada ibu hamil supaya mengikuti senam hamil karena baik untuk ibu dan janinnya, dan suami memiliki peran penting untuk mendukung ibu hamil agar berminat mengikuti senam hamil. Daftar Pustaka : 20 buku (2008-2017) 7 jurnal (2014-207) Kata Kunci : Pengetahuan, paritas, ekonomi, dukungan suami, sumber informasi
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Inkomplit di RSUD Kabupaten Bekasi
Kematian maternal dan neonatal merupakan masalah besar di negara-negara berkembang, penyebab kematian ibu di Indonesia yaitu perdarahan, eklampsia, spesis, hipertensi dalam kehamilan, partus macet. Di RSUD Kabupaten Bekasi pada periode Januari-Juni 2017 terdapat 726 ibu hamil, dan kasus abortus inkomplit merupakan kasus terbanyak yang terjadi yaitu sebanyak 60 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang datang di RSUD Kabupaten Bekasi Periode Januari-Juni tahun 2017 sebanyak 726 orang, sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh 60 ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit yang berkunjungan dan terdaftar direkam medik RSUD Kabupaten Bekasi. Sumber data didapatkan dari rekam medik (Data Sekunder). Analisis dara yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian Uji Statistik Chi-Square didapatkan usia ibu P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 3.259, paritas P Value = 0,000 <a 0,05 dan OR 3.168, pendidikan P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 2,553, pekerjaan P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 2,734, Infeksi Kehamilan P Value = 0,001 <a 0,05 dan OR 2,625, Anemia P Value = 0,002 <a 0,05 dan OR 2,468. Tidak ada kesenjangan antara teori dengan peneliti. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara usia ibu, paritas, pendidikan, pekerjaan, infeksi kehamilan, animia dengan kejadian abortus inkonplit pada ibu hamil di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2017 dan sesuai dengan teori-teori yang sudah dikemukakan. Diharapkan kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil agar lebih meningkatkan dan memelihara kesehatan untuk mencegah kejadian abortus inkomplit dengan cara memeriksakan kehamilan secara teratur ke pelayanan kesehatan.