Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

579 item publik

Publikasi

Halaman 9 dari 29

Hubungan Perubahan Gambaran EKG Dengan Kejadian Hipertiroid di RS Sentra Medika Cibinong Tahun 2022

AHMAD NI'AM RIDWAN
· Thesis · Open Access

Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN Skripsi, Maret 2023 NAMA :Ahmad Ni'am Ridwan NIM :221070046 JUDUL : HUBUNGAN PERUBAHAN GAMBARAN ELEKTROKARDIOGRAFI(EKG) DENGAN KEJADIAN HIPERTIROID DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG TAHUN 2023 ABSTRAK Hormon tiroid berperan penting dalam mengatur system kardiovaskular.Hipertiroidisme menyebabkan perubahan hemodynamic kardiovaskular sistemik.penelitian ini dilakukan untuk mengetahui frekuensi perubahan electrokardiografi(EKG) pada pasien HIPERTIROID Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, yang dilakukan di RS Sentra Medika Cibinong, Maret 2023.dengan jumlah sampel 48 pasien dengan HIPERTIROID, kemudian di lakukan EKG, dengan variabel hasil adalah perubahan hasil EKG yaitu Takikardia dan atrial fibrilasi. Sebagian besar responden memiliki kadar TSH serum 0,005 sebanyak 31 responden (64,6%). hasil gambaran perubahan EKG didapat bahwa sebagian besar mengalami atrial fibrilasi sebanyak 29 responden (60,4%) Gambaran EKG atrial fibrilasi terbanyak pada responden dengan kadar TSH serum 0,05 sebanyak 25 responden (52,1%) dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara hasil serum TSH dengan perubahan gambaran ELEKTROKARDIOGRAFI(EKG) pada penderita HIPERTIROID.penderita hipertiroid di harapkan dapat meningkatkan perilaku kepatuhan kunjungan kontrol untuk mendeteksi resiko komplikasi.

HUBUNGAN TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS TYPE 2 DIRUANG TULIP RS SENTRA MEDIKA CISALAK 2023

RIANTY ANGGRAENI
· Thesis · Open Access

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS SKRIPSI, Juni 2023 Nama: Rianty Anggraeni NIM : 221070044 EFEKTIVITAS TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DENGAN DIABATES MELITUS TYPE II DI RUANG TULIP RS SENTRA MEDIKA CISALAK ABSTRAK Latar Belakang : Diabetes merupakan Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya hiperglikemia karena insufisiensi pancreas menghasilkan insulin atau kurangnya sensitivitas insulin sel tujuan. Gangguan karbohidrat, lemak, dan metabolisme ptotein yang tidak normal terdapat pada penderita diabetes melitus karena kurangnya aktivitas insulin dalam sel target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rteknik relaksasi Benson terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu penderita diabetes melitus di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Metode : Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre test post test control group design. Populasi yang diambil sebanyak 40 orang masing-masing dengan perlakuan dan kontrol sebanyak 20 orang dengan kriteria berusia kurang dari 60 tahun dan menderita diabetes mellitus. Data yang dikumpulkan adalah data kadar glukosa darah. Data relaksasi dikumpukan dengan metode check Analisa bivariat dilakukan menggunakan uji T-Paired Test. Hasil : dari penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara teknik relaksasi Benson dengan penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II dengan kelompok eksperimen p = 0.000 Kesimpulan : Relaksasi Benson dapat menurunkan kadar gula darah sewaktu pada pasien dengan Diabetes Mellitus Type II Kata Kunci : Diabetes melitus, gula darah sewaktu, relaksasi Benson

pengaruh Mengkonsumsi Jus Tomat Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 DI Puskesmas Sukajaya

Amelia Putri
· Thesis · Open Access

Abstrak Diabetes mellitus atau DM adalah penyakit yang ditandai dengan tingginyakadar gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme kerena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya diabetes adalah suatu penyakit kronik yang kompleks yang melibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan berkembangnya komplikasi makrovaskuler dan neurologis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 orang. penelitian di lakukan pada tanggal 14 september 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian jus tomat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian hasil uji (Paired-Samples T Test) didapatkan ada pengaruh pemberian mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan kepada penderita untuk selalu mengontrol kadar gula darah di puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga berat badan serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah. KDiabetes mellitus atau DM adalah penyakit yang ditandai dengan tingginyakadar gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme kerena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya diabetes adalah suatu penyakit kronik yang kompleks yang melibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak dan berkembangnya komplikasi makrovaskuler dan neurologis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian adalah one group pretest-posttest design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 69 orang. penelitian di lakukan pada tanggal 14 september 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar SOP pengukuran kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian jus tomat. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji univariat, uji normalitas, dan uji bivariat menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian hasil uji (Paired-Samples T Test) didapatkan ada pengaruh pemberian mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah dengan p-value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh mengkonsumsi jus tomat terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di puskesmas sukajaya kabupaten bekasi. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan kepada penderita untuk selalu mengontrol kadar gula darah di puskesmas, selalu berolahraga dan menjaga berat badan serta mengupayakan terapi herbal sebagai terapi untuk menurunkan kadar gula darah. Kata Kunci : Jus Tomat,Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II

Hubungan Stress dengan Dismenore Hari Pertama Menstruasi pada Mahasiswi Tingkat Akhir di Universitas Medika Suherman

Dewanti Utami Putri
· Thesis · Open Access

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Dewanti Utami Putri NIM : 020319607 HUBUNGAN STRESS DENGAN DISMENORE HARI PERTAMA MENSTRUASI PADA MAHASISWI TINGKAT AKHIR DI UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN TAHUN 2023 ABSTRAK Latar Belakang: Dismenore primer sering terjadi pada lebih dari 50% wanita sudah masuk usia menstruasi dan 15% diantaranya mengalami nyeri yang hebat. Dismenore primer dialami oleh 60-75% perempuan muda. Tiga perempat jumlah tersebut mengalami dismenore dengan intensitas ringan dan sedang, sedangkan seperempat lainnya mengalami dismenore dengan tingkat berat. Di Indonesia, kejadian dismenore primer mencapai 54,89%. Beberapa studi menyatakan bahwa dismenore dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Sekitar 10-15% perempuan dapat absen dari sekolah dan kehilangan waktu bekerja karena dismenore. Angka kejadian dismenore di indonesia sangat tinggi dibandingan dinegara lain Menurut Proverawati & Misaroh (2012) di Indonesia angka kejadian dismenore terdiri dari 72,89% dismenore primer dan 21,11% dismenore sekunder dan angka kejadian dismenore berkisar 45-95% di kalangan perempuan umur produktif. Status gizi merupakan salah satu penyebab kajadian dismenore, status gizi yang mengalami berat badan berlebih merupakan faktor resiko dari dismenore, didapatkan 68,25% yang dismenore dengan status gizi overweight (Danielle, 2011 dalam Beddu, 2015) Oleh karena itu penulis tertarik meneliti “Hubungan Stres Dengan Dismenore Hari Pertama Menstruasi Pada Mahasiswi Di Universitas Medika Suherman” Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stress dengan dismenore hari pertama menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir di Universitas Medika Suherman. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan dismenore pre menstruasi pada mahasiswi Menurut sigiyono (2017:215) adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek tertentu yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang di tetapkan oleh peneliti ini untuk di pelajari dan kemudian di tarik kesimpulanya. Populasi dan sampel menggunakan total sampling dimana teknik pengambilan sampel yaitu mahasiswi Universitas Medika Suherman tingkat akhir yang berjumlah 40 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menggunakan chi square didapatkan ada hubungan tingkat stress dengan dismenore pada hari pertama dengan p-value 0,000 Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan tingkat stress dengan dismenore pada hari pertama menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir di Universitas Medika Suherman. Kata Kunci: Hari Pertama Menstruasi, Disminore, Stress Daftar Pustaka: 11 Jurnal (2010-2023)

Pengaruh Rebusan Daun Ceri (kersen) terhdap Kadar Gula Darah pada Lansia dengan Diabetes Mellitus tipe 2 di Desa Sukakerta tahun 2023

Sarmilah
· Thesis · Open Access

PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN CERI (KERSEN) TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI DESA SUKAKERTA TAHUN 2023 xv + 45 Hal + 5 Tabel + 4 Gambar + 10 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes Melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan beberapa penyebab yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin. Rebusan daun kersen terbukti dapat menurunkan kadar gula darah untuk penderita diabetes melitus. Penurunan ini dapat di sebabkan oleh kandungan dari Daun Kersen yaitu flavonoid. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Ceri (Kersen) Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Desa Sukakerta Tahun 2023. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian pre experimental desaign adalah suatu penelitian yang menggunakan satu kelompok untuk diuji secara pre dan post. Metode yang akan digunakan adalah metode one grup pretest-posttest. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2023. Populasi penelitian ini adalah lansia dengan diabetes melitus tipe 2 di Desa Sukakerta. Sampel penelitian sejumlah 33 lansia. Hasil Penelitian: Pada Uji Paired T-Test didapatkan hasil akhir yakni P-Value sebesar 0,000 0,05 karena nilai P-Value sebesar 0,000 atau kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pada penelitian ini Ha di terima karena hasil P-Value 0,05 artinya ada pengaruh kadar gula darah sebelum dan sesudah dilakukan pemberian intervensi. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian rebusan daun ceri (kersen) terhadap kadar gula darah pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2 di Desa Sukakerta tahun 2023.

Hubungan Sleep Hygiene dengan Kualitas Tidur pada lansia Penderita Diabetes Melitus II di puskesmas citeureup

Ari Nuryani Nahampuan
· Thesis · Open Access

Latar Belakang: Menurut IDF (Federasi Diabetes Internasional) Berdasarkan prevalensi diabetes melitus global pada tahun 2019, 463 juta dari total penduduk dunia atau sekitar 9,3% orang dewasa berusia 20-79 tahun menderita diabetes. Lansia yang memderita diabetes melitus sering terbangun di tengah tidurnya dan sering mengeluh bahwa tidak bisa tidur kembali. Sleep Hygiene merupakan salah satu metode untuk meningkatkan kualitas tidur yang terdiri dari sekumpulan daftar kegiatan dari bagun hingga tetridur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Di Puskesmas Citeureup Tahun 2023. Metode: Desain penelitian yang digunakan Non-Eksperimen jenis Korelasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional (potong lintang). Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah lansia DM di Puskesmas Citeureup tahun 2023. Teknik pengambilan sampel dengan Teknik total sampel dengan jumlah responden sebanyak 55 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar quesioner dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: hasil penelitian Uji Chi Square didapatkan ada hubungan Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus dengan p-value 0.000. Kesimpulan: Kesimpulan dari peneliti ini yaitu terdapat Hubungan Sleep Hygiene Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Citeureup,

Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivits Fisik Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di SMP Mekar Murni

Apriliani Putri
· Thesis · Open Access

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMINORE PRIMER PADA REMAJA PUTRIDI SMP MEKAR MURNI Vii + 51 Hal + 6 Tabel + 2 Gambar + 15 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Dismenore primer adalah nyeri saat menstruasi dengan tidak adanya kelainan patologik pada pelvis yang biasa muncul pada umur 15-25 tahun dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tingkat stress dan aktivitas fisik dapat menjadi faktor kejadian dismenore primer. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stress dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer. Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi 40 dan sampel sebanyak 40 siswi SMP Mekar Murni. Variabel pada penelitian ini adalah dismenore primer, tingkat stress dan aktivitas fisik. Pengumpulan data menggunakan Numering Rating Scale, Kessler Psychological Distress Scale Questionnaire and Global Physical Activity Questionnaire. Hasil: responden dengan dismenore primer sebesar 77,5%, responden dengan tingkat stres ringan sebesar 35,0%, responden dengan tingkat aktivitas fisik ringan sebesar 35,0%. Hasil statistik antara dismenore primer dengan tingkat stres (p=0,000) dan tingkat aktivitas fisik (p=0,004). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada SMP Mekar Murni. Saran : Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan metode lain dan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor resiko lain yang dapat mempengaruhi kejadian dismenore primer, seperti usia, lama siklus menstruasi. Kata Kunci: Aktivitas fisik, dismenore primer, dan tingkat stres Daftar Pustaka : 2 buku dan 15 jurnal (2019 – 2022)

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG SIKLUS MENSTRUASI KELAS X DI SMK AL - AMIN CIKARANG TAHUN 2023

Melina Safitri
· Thesis · Open Access

Siklus menstruasi rata-rata terjadi antara 21-35 hari, walaupun hal ini berlaku namun, tidak semua perempuan memiliki siklus menstruasi yang sama. Siklus menstruasi juga merupakan indikator penting dalam menunjukkan adanya gangguan sistem reproduksi yang nantinya dapat dikaitkan dengan peningkatan resiko berbagai penyakit dalam sistem reproduksi, salah satunya kanker rahim dan infertilitas. Penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan total sampling dengan total responden 121. Bersasarkan Hasil uji statistic chi Square diperoleh nilai Umur (P= 0,000) dan Sumber informasi (P= 0,022). Dari hasil nilai P Value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur dan sumber informasi terhadap pengetahuan siklus mentruasi remaja putri di SMK Islam Al – Amin Pasir Gombong tahun 2023.

hubungan pengetahuan dan pola makan terhadap resiko obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Cariu

Indah Nurislamiyah Syafitri
· Thesis · Open Access

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN TERHADAP RESIKO OBESITAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 CARIU Xiv + 44 Hal + 9 Tabel + 2 Gambar + 20 Lampiran Abstrak Latar Belakang: Obesitas merupakan suatu kondisi kronis dengan karakteristik kelebihan lemak tubuh. Peningkatan polamakan dan penurunan aktifitas fisik menjadi penyebab utama obesitas. Remaja yang mengalami obesitas memiliki peluang sebesar 80% untuk mangalami obesitas pada saat dewasa. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang obesitas dan polamakan terhadap resiko obesitas pada remaja di SMA Negeri 1 Cariu. Metodelogi: Penelitian menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sejumlah 140 siswa/i (56,9%) dari responden memiliki pengetahuannya kurang baik, sedangkan yang pengetahuannya baik sejumlah 106 siswa/i (43,1%). Sejumlah 140 siswa/i (56,9%) dari responden pola makannya kurang baik, sedangkan yang pola makannya baik sejumlah 106 siswa/i (43,1%). Responden yang beresiko obesitas sejumlah 159 siswa/i (64,6%), sedangkan yang tidak beresiko obesitas sejumlah 87 siswa/i (35,4%). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan tentang obesitas dan polamakan dengan tingkat resiko obesitas pada remaja. Kesimpulan: Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa pengetahuan tentang obesitas dan polamakan dapat berpengaruh terhadap tingkat resiko obesitas pada remaja. Kata kunci: obesitas, remaja, pengetahuan, pola makan Daftar Pustaka: 12 Jurnal (2018-2022)

Pengaruh Terapi Relaksasi Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia DM Tipe II Di Puskesmas Setia Mekar

Tiarah Asriningrum
· Thesis · Open Access

Latar Belakang: Menurut WHO (World Health Organization) memperkirakan jumlah penderita DM akan meningkat sebanyak 150%, dengan usia penderita berkisar antara 35-64 tahun pada 25 tahun yang akan datang. Prevelensi diabetes akan diperkirakan meningkat seiring penambahan umur penduduk menjadi 19,9% atau 111,2 juta orang pada umur 65-79 tahun. Berdasarkan data yang didapatkan di Puskesmas Setia Mekar pada tahun 2021 jumlah penderita diabetes melitus mengalami peningkatan sebanyak 707 kasus atau sekitar (1,24%) dari total penduduk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian relaksasi progesif terhadap kadar glukosa darah sewaktu pada lansia diabetes melitus tipe II di Puskesmas Setia Mekar. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, dimana responden diberikan perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Populasi pada penelitian sebanyak 32 lansia di Puskesmas Setia Mekar dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Hasil: Hasil penelitian ini menjukan ada pengaruh terapi relaksasi progresif terhadap kadar gula darah sewaktu pada lansia dengan P-value (0,000). Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat Pengaruh Terapi Relaksasi Progesif Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia DM Tipe II Di Puskesmas Setia Mekar.

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI IBU PADA BAYI YANG DI RAWAT DI RUANG NICU RS SENTRA MEDIKA CIKARANG TAHUN 2022

HEKSA PRATIWI
· Thesis · Open Access

ASI (Air susu ibu) adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik,psikologisosial maupun spritual,Asi mengandung nutrisi hormon,unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi serta anti imflamasi. Asi adalah bahan utama bagi bayi yang mengandung tinggi kalori dan nutrisi, makanan ini sangat di butuhkan terutama oleh bayi baru lahir pada masa awal kehidupan untuk tumbuh dan berkembang hingga usia 6 bulan sampai 2 tahun.Jadi di simpulkan Asi adalah air susu yang keluar dari seorang Ibu pasca melahirkan dan merupakan makanan utama bagi bayi yang mengandung kalori dan nutrisi yang sangat di butuhkan oleh bayi baru lahir untuk tumbuh kembang hingga usia 6 bulan sampai 2 tahun. Kecemasan adalah suatu perasaan tidak santai yang samar-samar karena ketidaknyamanan atau rasa takut yang di sertai suatu respons (penyebab tidak spesifik atau tidak di ketahui oleh individu ) perasaan takut dan tidak menentu sebagai sinyal yang menyadarkan bahwa peringatan tentang bahaya akan datang dan memperkuat individu mengambil tindakan menghadapi ancaman. Kecemasan dapat di ukur dengan alat ukur kecemasan yang di sebut HARS (Halmilton Anxiety Ranting Scale) skala HARS merupakan pengukuran kecemasan yang di dasarkan pada munculnya simptom pada individu yang mengalami kecemasan,setiap item yang di observasi di beri 5 tingkatan skor antara 0 sampai dengan 4,Skala HARS di gunakan pertama kali pada tahun 1959 yang di perkenalkan oleh Max Hamilton Anxiety Ranting Scale (HARS).

Hubungan Pengaturan Cairan Dengan Tingkat Xerostomia Pada Pasien Yang Melakukan Hemodialisa di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Tahun 2023

BUDI SUTRISNI
· Thesis · Open Access

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan gangguan kesehatan masyarakat global dengan prevalensi dan insiden gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi. Terapi pengganti yang paling banyak dipilih dan dilakukan oleh pasien PGK di Indonesia adalah hemodialisis. Seseorang yang sedang menjalani terapi hemodialisis akan mengalami kesulitan dalam mengontrol haus yang diakibatkan karena pasien harus melakukan pembatasan asupan cairan. Apabila cairan tidak dijaga atau terjadi kelebihan cairan antara sesi dialisis, maka akan menimbulkan dampak berupa penambahan berat badan, edema, dan peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitan mengetahui hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan Total Sampling, sehingga jumlah sampel adalah 74 orang dan Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan dari 74 responden tingkat Xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD didapatkan hasil hampir setengah dari responden mengalami haus ringan yaitu sebanyak 30 responden (41 %). Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-square diperoleh nilai P = 0,000 (P<0,05). Berdasarkan nilai P value dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada ada hubungan pengaturan cairan terhadap tingkat xerostomia pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani HD. Peneliti selanjutnya disarankan untuk dapat melakukan mengganti variabel dengan kepatuhan pengaturan cairan menggunakan audio visual dan pendidikan kesehatan.

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KONSUMSI MINUMAN RINGAN TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA REMAJA DI SMAN 8 TAMBUN SELATAN

Ilham Saepul Akbar
· Thesis · Open Access

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN NERS SKRIPSI 11 SEPTEMBER 2023 Nama: Ilham Saepul Akbar Nim: 020319651 HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KONSUMSI MINUMAN RINGAN TERHADAP KADAR GULA DARAH DI SMAN 8 TAMBUN SELATAN Xiii+54 Halaman+ 10 Tabel+ 8 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Didalam tubuh manusia terdapat bahan bakar utama yaitu glukosa Glukosa akan disimpan di dalam hati dan otot sebagai cadangan energi yang menjadi sumber energi untuk melakukan aktivitas fisik, aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi resistensi insulin sehingga dapat dipergunakan baik oleh sel-sel tubuh. Dan mengonsumsi minuman ringan yang berlebih tidak baik untuk tubuh karena dapat menaikan kadar gula darah. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif, menggunakan desain cross sectional, dengan sampel 92 responden remaja, Instrumen penelitian ini menggunakan kusioner aktivitas fisik (GPAQ), kadar gula darah diambil menggunakan alat easy touch blood glucose test monitoring system, dan satu pertanyaan yang berisikan frekuensi konsumsi minuman ringan. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil: didapatkan pada aktivitas fisik berat sebanyak 20 responden, Kadar Gula Darah pada remaja. Didapatkan kadar gula darah tidak normal 70mg/dL sebanyak 20 responden Didapatkan frekuensi tidak baik atau lebih dari 5x dalam seminggu sebanyak 39 responden, Nilai p-value 0.000 (α0.05) pada aktivitas fisik. Dan didapatkan hasil nilai p-value 0.124 (α>0.05) konsumsi minuman ringan. Kesimpulan: terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah dan tidak terdapat hubungan antara konsumsi minuman ringan terhadap kadar gula darah pada remaja Bahan baca: 11 Buku (2012-2020) + 10 jurnal Kesehatan (2015-2022) + 1 artikel (2023)+ 1 website Kesehatan resmi (2023) Kata Kunci: Remaja, Aktivitas fisik, Minuman ringan, Kadar Gula Darah, Remaja

Hubungan Pengetahuan Perawatan Post Cimino Dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong

MEI DWI ASTUTI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Kecemasan adalah suatu respon emosional yang tidak menyenangkan terhadap berbagai macam stressor baik yang jelas maupun yang tidak teridenfikasi dan ditandai rasa khawatir, takut dan perasaan terancam. Adapun salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pengetahuan (Kaplan dan Sadock dalam Iin patimah, 2020). Pengetahuan menurut Windri Dewi Ayu (2022) yaitu hasil tahu yang terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan melalui panca indera manusia terhadap objek tertentu yang mendasari tindakan seseorang yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, informasi, budaya dan pengalaman seseorang. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Perawatan Post Cimino dengan Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Jenis Penelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Jumlah sample 45 responden dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalahchi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawatan post cimino berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong dengan nilai p- value = 0,001 < 0,05. Kesimpulan: pengetahuan perawatan post cimino berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruang Tulip Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong.

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Desa Sukamanah Tahun 2023

Yuyun Setiawati
· Thesis · Open Access

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS Skripsi, 11 September 2023 Nama : Yuyun Setiawati Nim : 020319647 FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HYPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Xiii+ 48 Halaman+ 10 Tabel + 7 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang : Prevalensi kejadian Hyperemesis Gravidarum sekitar (21,5%) ibu hamil pada umumnya. Data Survey Demogradi Kesehatan Indonesia (SDKI) Angka kejadian Hyperemesis Gravidarum di Indonesia ibu hamil dan tahun 2021 mengalami peningkatan yaitu (5,42%). Beberapa faktor penyebab kejadian Hyperemesis gravidarum meliputi faktor predisposisi terdiri dari usia, paritas, pekerjaan, pendidikan, molahidatidosa dan kehamilan ganda, faktor organic, faktor psikologis. Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I di Desa Sukamanah Tahun 2023. Metode : Jenis penelitian ini deskriptif observasional, menggunakan desain cross sectional, dengan populasi 74 responden pada ibu hamil trimester I. Jumlah sampel 74 responden pada ibu hamil trimester I. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisi lembar ceklis. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil : Hasil uji analisis chi-square didapatkan p-value= 0,013 0,05 berarti terdapat hubungan antara Usia dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I. Hasil uji analisis chi-square didapatkan p-value = 0,022 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara Paritas dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I. Hasil uji analisis chi-square didapatkan p-value = 0,008 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara Pekerjaan dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I. Hasil uji analisis chi-square didapatkan p-value = 0,012 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara Gastritis dengan kejadian Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I di Desa Sukamanah Tahun 2023. Kesimpulan : Sebagian besar 58,1% yang usia 20-35th, Sebagian besar 51,4% yang primigravida, Sebagian besar 56,8% yang tidak bekerja, Sebagian besar 62,2% yang Gastritis dan Sebagian besar 66,2% yang Hyperemesis Gravidarum, diharapkan kepada ibu hamil trimester I agar terus menjalani gaya hidup yang sehat agar tidak terjadi kembali Hyperemesis Gravidarum. Saran : Diharapkan pada penelitian ini digunakan sebagai referensi Pustaka pembelajaran khususnya pada keperawatan maternitas, sebagai literature. Kata kunci : Gastritis, Hyperemesis Gravidarum,Usia, Paritas, Pekerjaan. Bahan baca : 4 buku (2021-2022) dan 15 jurnal kesehatan (2019-2023)

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAAN PADA PASIEN HEMODIALISA DI SENTRA MEDIKA HOSPITAL MINAHASA UTARA

EKA RIBKA JAYANTI
· Thesis · Open Access

Hemodialisa adalah penatalaksanaan pada penyakit gagal ginjal dengan menggunakan alat yang dinamakan dializer yang memiliki fungsi sebagai penyaring sisa metabolisme seperti kratinin dan ureum yang tidak dapat dikeluarkan dengan urin dikarenakan ketidakefektifan fungsi ginjal pada pasien gagal ginjal. Kecemasan adalah reaksi emosional terhadap persepsi adanya bahaya, baik yang nyata maupun yang belum tentu ada. Terapi musik klasik merupakan salah satu teknik distraksi yang digunakan untuk mengalihkan sensasi yang tidak menyenangkan oleh seseorang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group pre-post test design, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 pasien, Dengan menggunakan teknik total sampling dan alat ukur yang digunakan adalah HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Uji yang digunakan yaitu Uji Paired t test. Penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapi musik klasik menunjukkan bahwa tingkat kecemasaan sebagian besar responden berada pada tingkat kecemasaan sedang, dengan 12 responden (60%). Sedangkan sesudah diberikan terapi musik klasik menunjukkan bahwa tingkat kecemasaan sebagian besar responden berada pada kategori tingkat kecemasaan ringan, dengan 11 responden (55%). Berdasarkan dari hasil uji statistik di dapatkan p value 0,000 0,05, ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberiaan terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasaan pada pasien hemodialisa di Sentra Medika Minahasa Utara. Dari hasil penelitian ini diharapkan pemberiaan terapi musik klasik dapat dijadikan sebagai dalah satu cara alternatif untuk mengurangi kecemasaan pada pasien hemodialisa.

Hubungan Status Pacaran Dengan Munculnya Kejadian Menarche Pada Siswi SDN Hegarmukti 01 Tahun 2023

Naina Indah
· Thesis · Open Access

Pravalensi kejadian menarche di Indonesia rata-rata terjadi pada umur 12,4 tahun dengan prevalensi 60%. Beberapa faktor penyebab terjadinya menarche meliputi Status Gizi, Pendidikan Orangtua/Wali, Aktivitas fisik, Paparan media massa dewasa (pornografi), Lingkungan. Menarche adalah saat haid atau menstruasi yang datang pertama kali pada seorang wanita yang sedang menginjak dewasa. Tujuan untuk mengetahui hubungan status pacaran terhadap munculnya terjadinya kejadian menarche pada siswi SDN Hegarmukti 01.

Pengaruh Balance Excercise Terhadap Risiko Jatuh Pada Lansia di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Karawang

Agnes Patricia Setiawan
· Thesis · Open Access

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, Juli 2023 Nama : Agnes Patricia Setiawan NIM : 020319596 PENGARUH BALANCE EXERCISE TERHADAP RISIKO JATUH PADA LANSIA DI PANTI REHABILITASI SOSIAL LANJUT USIA KARAWANG TAHUN 2023 xviii + 48 Hal + 5 Tabel + 3 Gambar + 10 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Menurut WHO (World Health Organization) prevalensi jatuh pada usia 65 ke atas sekitar 28-35% dan pada usai 70 tahun keatas sekitar 32-42%. Prevalensi lansia jatuh di Amerika Serikat 2,500,000 ditangani di bagian gawat darurat untuk luka-luka dikarenakan jatuh dan lebih dari 700,000 dirawat di rumah sakit setiap tahun. Berdasarkan data yang didapatkan di Panti rehabilitasi ada sebesar 20 % dalam satu bulan dari jumlah populasi lansia yang tinggal dipanti tersebut mengalami jatuh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Balance Exercise terhadap risiko jatuh pada lansia di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Karawang tahun 2023. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest, yaitu jenis penelitian yang melibatkan satu kelompok subjek, dimana responden diberikan perlakuan dan akan di uji dengan cara membandingkan hasil sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah lansia di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Karawang tahun 2023. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan rumus minimal sampel size (Lemeshow, 1997) dengan jumlah responden sebanyak 37 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Paired Sample T Test. Hasil: Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sample T-Test didapatkan ada pengaruh balance exercise terhadap risiko jatuh dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh balance exercise terhadap risiko jatuh pada lansia di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Karawang. Kata Kunci: Balance Exercise, Risiko Jatuh, Lansia Daftar Pustaka: 11 buku dan 10 jurnal (2013 – 2022)

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Teknik Menyusui Yang Benar pada Ibu Menyusui

Trismayani Masnan
· Thesis · Open Access

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, September 2023 Nama : Trismayani Masnan NIM : (020319645) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU MENYUSUI DI DESA SUKARASA TAHUN 2023 xv + 49 Hal + 12 Tabel + 9 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi yang benar. Menyusui dengan teknik yang salah dapat menimbulkan masalah seperti puting susu menjadi lecet, menyebabkan ASI tidak keluar secara optimal sehingga dapat mempengaruhi produksi ASI dan selanjutnya bayi tidak mau menyusu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional, peneliti menggunakan kuesioner pertanyaan terbuka, tertutup dan skala likert. Populasinya adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan, dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 82 responden, teknik sampling menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan dari 82 responden terdapat 53 responden (64,6%) yang memiliki pengetahuan kurang baik, sedangkan terdapat 29 responden (35,4%) yang memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui yang benar. Variabel usia terdapat 44 responden (53,7%) yang merupakan kategori usia beresiko, dan terdapat 38 responden (46,3%) yang kategori usia tidak beresiko. Variabel sikap dari 82 responden terdapat 40 responden (48,8%) yang kategori sikap kurang baik, dan terdapat 42 responden (51,2%) yang merupakan kategori sikap baik. Variabel dukungan kelurga terdapat 43 responden (52,4%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori tidak mendukung, sedangkan terdapat 39 responden (47,6%) yang menunjukan dukungan keluarga kategori mendukung. Hasil uji chi-square pada variabel pengetahuan menunjukan bahwa nilai P-value 0,002 ( α = 0,05) dengan Odd Ratio (OR) dengan Odd Ratio (OR) = 5.402. Variabel usia menunjukan nilai P-value 0,039 ( α = 0,05), dengan (OR) = 2.851. Variabel sikap menunjukan nilai P-value 0,014 ( α = 0,05), dengan (OR) = 0.291. Variabel dukungan keluarga menunjukan nilai P-value 0,023 ( α = 0,05), dengan (OR) = 3.125. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa dari semua variabel yang diteliti ditemukan adanya pengaruh terhadap teknik menyusui yang benar pada ibu menyusui di Desa Sukarasa.

Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Mengenai Penanganan Dismenorea di SMPN 4 Cikarang Timur tahun 2023

Dyah Anggraini
· Thesis · Open Access

UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS Skripsi, juli 2023 Nama : Dyah Anggraini Nim : 020319609 PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PENANGANAN DISMENORE DI SMPN 4 CIKARANG TIMUR TAHUN 2023 ABSTRAK Latar Belakang : Rasa nyeri yang timbul ini biasanya dikenal dengan nama dismenore. Menurut World Health Organization (WHO, 2012 dalam Nora, 2018) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) remaja mengalami dismenore dengan 10- 15% mengalami dismenore berat Tujuan Pnelitian : Untuk bisa mengetahui Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenorea Di SMPN 4 Cikarang Timur Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan one group prettest-posttest Dalam rancangan ini, responden diberikan sebuah kuesioner Kemudian diukur pengetahuan dan sikap. Penelitian ini termasuk tergolong penelitian quasi eksperimen dengan memakai pret - test and post - test design, yaitu merupakan suatu pengukuran yang dilakukan pada saat sebelum dan sesudah melakukan penelitian. Pada populasi penelitian ini ada 260 responden dan Teknik pengambilan sampel menggunakan sample random sampling dengan menggunakan rumus slovin dengan jumlah responden 157. Analisi data yang dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan analisis Paired Sample T Test dengan bantuan IBM SPSS statistics 25. Hasil: Hasil penelitian Uji Statistik Paired Sample T-Test didapatkan ada pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri di SMPN 2 Cikarang Timur tahun 2023 Kata kunci : Dismenore, Tingkat pengetahuan, Sikap, Remaja