WIRMANINGSIH
2023 · Thesis · Open Access
Latar Belakang : Low Back Pain (LBP) adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, dapat merupakan nyeri lokal maupun nyeri radicular atau keduanya LBP merupakan nyeri musculoskeletal yang sering dikeluhkan pasien. Pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP tentu selama kehamilan LBP bisa kembali kambuh atau bahkan semakin parah. Ibu hamil dengan riwayat LBP bisa mempengaruhi proses pada saat persalinan. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk menganalisis Faktor faktor yang berhubungan dengan kemajuan persalianan pada ibu hamil yang memiliki riwayat LBP. Metode Penelitian : Pengujian menggunakan Uji Chi-Square. Populasi untuk penelitian ini adalah 76 responden. Sampelnya sebanyak 76 responden karena mengunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunkakan adalah rekam medis pasien. Hasil : Ada hubungan bermakna antara jarak kehamilan dengan kemajuan persalinan pada ibu bersalin yang memiliki riwayat LBP dengan P value = 0,029 (p 0.05). Tidak ada hubungan yang bermakna antara usia ibu, pendidikan ibu, IMT , Paritas dan berat badan lahir dengan kemajuan persalinan pada ibu yang memiliki riwayarat LBP. Kesimpulan dan Saran : Penelitian ini dapat menambah informasi dan pengetahuan serta wawasan dalam menghadapi persalinan terutama pada ibu yang memiliki riwayat LBP sebelumnya bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemajuan persalinan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi lembaga pendidikan dan Klinik Ghaisan Medical Center
YULIA NINGRUM
2023 · Thesis · Open Access
Latar Belakang : Kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan kedua di Indonesia. Data Kemenkes tahun 2020 terdapat 36,633 (9,2%) kasus di Indonesia. Cakupan pemeriksaan IVA test di Kabupaten Bekasi yang masih rendah yaitu hanya 0,02% pada Triwulan 1 (Januari s.d maret) Tahun 2022 dari 44 Kecamatan dan 44 Puskesmas. Masih kurangnya pengetahuan dan informasi yang keliru tentang kanker serviks sehingga wanita usia subur takut melakukan pemeriksaan IVA test. Tenaga Kesehatan membantu program pemerintah membantu memberikan edukasi dan informasi pada wanita usia subur untuk meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks dan melakukan deteksi dini dengan metode IVA test. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita subur melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022. Dalam penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-postest design. Populasi seluruh wanita usia subur di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2022 yaitu sebanyak 258 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 160 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis adanya pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur (WUS) melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2020 dengan nilai P value 0,05. Kesimpulan, terdapat peningkatan yang sangat siginfikan terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur setelah diberikan media audio visual. Dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh media audio visual terhadap pengetahuan dan motivasi wanita usia subur melakukan IVA test di TPMB Yulia Ningrum Tahun 2020.
LILIS YULIANTI
2023 · Thesis · Open Access
Universitas Medika Suherman (UMS) Program Studi S1 Kebidanan Skripsi, Lilis Yulianti1 221050024 Hubungan ASI Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak 24-60 Bulan di Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2022 xvii+75 halaman +9 tabel+13 lampiran ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang anak akibat dari kekurangan gizi saat mereka dalam kandungan hingga dilahirkan kedunia, kondisi stunting terlihat setelah anak berusia 2 Tahun. Menurut WHO (2020) estimasi stunting dunia 22%, di indonesia pada tahun (2021). sebanyak 24,4% Di Jawa Barat (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat 24,5% anak usia di bawah 5 tahun di Jawa Barat mengalami stunting pada 2021. di Kabupaten Bekasi angka kejadian stunting adalah 2,65 %. di Puskesmas Setu II angka kejadian stunting adalah 6,07 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian Stunting pada anak usia 24-60 bulan di Puskesmas setu II. Jenis Penelitian ini menggunakan Analitik dengan desain case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 24-60 bulan sebanyak 118 anak. Sampel kelompok kasus 59 anak dan kelompok kontrol 59 anak. Tekhnik pengambilan sample menggunakan Random Sampling. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang mengalami kejadian stunting sebanyak 59 responden (50%) dengan tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak 52 responden (68%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square mengenai hubungan ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada anak usia 24 sampai 60 bulan di Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi diperoleh P value 0.000 dengan α (0,05). Nilai OR 7,685 artinya anak yang tidak diberikan ASI eksklusif beresiko 7,6 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan dengan anak yang diberikan ASI eksklusif. Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang hubungan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada Anak Usia 24-60 bulan di Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Tahun 2022. Terdapat hubungan signifikan antara ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada Anak Usia 24-60 bulan. Dengan nilai p value = 0,000. Nilai OR 7,685 artinya ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif akan berisiko 7,68 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan dengan yang memberikan ASI eksklusif. Bahan bacaan jumlah : (2013-2022) Kata kunci : Stunting, ASI Eksklusif, Anak Usia 24-60 Bulan Jumlah kata : 292
LIDYA NOVA PRANITA
2023 · Thesis · Open Access
Universitas Medika Suherman (UMS) PROGRAM STUDI S1 KEBIDANAN Skripsi, Oktober-November 2022 Nama : Lidya Nova Pranita Nim : 221050023 PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB LIDYA, AM. KEB, CPHCT, CH 2022 xviii+106 Halaman+6 Tabel+15 Lampiran ABSTRAK Nyeri punggung merupakan kejadian yang sering terjadi pada ibu hamil dan akan meningkat keluhannya saat memasuki trimester III. Salah satu upaya untuk meredakan nyeri punggung pada ibu hamil adalah prenatal yoga. Prenatal yoga dapat membantu wanita hamil melenturkan persendian dan menenangkan pikiran mereka selama kehamilan. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, Am.Keb, CPHCT, CH. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Penelitian menggunakan data primer dengan sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung . Instrumen yang digunakan untuk mengukur nyeri punggung adalah face scale. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisa data uji wilcoxon didapatkan p value sebesar 0,000 (0,05) hal tersebut menunjukkan bahwa prenatal yoga dapat mengurangi skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, Am.Keb, CPHCT, CH. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di PMB Lidya Nova Pranita, CPHCT, CH. Bahan bacaan jumlah : (2013-2020) Kata Kunci : Ibu Hamil, nyeri punggung , prenatal yoga Jumlah kata : 245
Talia Adibah
2022 · Thesis · Open Access
Self Care Diabetes merupakan perilaku penting untuk mencegah komplikasi akut dan kronis dan membutuhkan
perawatan berkelanjutan. Self efficacy membantu merencanakan dan meninjau intervensi pendidikan dan memprediksi
perubahan perilaku dalam perawatan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu hubungan Self Efficacy dengan Self
Care Activity pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Rw.005 Desa Pasir Gombong. Desain penelitian yang digunakan
adalah cross sectional. Penentuan sampel yang dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 32
responden. penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2022. Hasil penelitian ini menunjukan nilai Sig. (2 tailed) 0,000 <
0,05 yang artinya terdapat hubungan signifikan antara Self Efficacy dengan Self Care Activity pada penderita Diabetes
Melitus di Rw. 005 Desa Pasir Gombong dengan hasil koefisien kolerasi sebesar 0,608 yang dapat disimpulkan bahwa
ada hubungan yang kuat dan searah. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi
Self Efficacy Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dan promosi kesehatan mengenai Self Care Diabetes agar menambah
pengetahuan penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dalam melakukan Self Care Activity
Erika Apriani Dewi
2022 · Thesis · Open Access
Stress adalah suatu keadaan yang dialami manusia ketika ada sebuah ketidak sesuaian antara tuntutan-tuntutan yang diterima dan kemampuan untuk mengatasinya, sedangkan Motivasi belajar merupakan proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku dalam aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan motivasi belajar mahasiswa program studi sarjana keperawatan. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi sebesar 44 mahasiswa, Teknik pengambilan sampel ini menggunakan total sampling dan mendapatkan sampel sebanyak 42 responden di Universitas Medika Suherman. Anlisa data yang digunakan adalah univariat dengan menghutung distribusi frekuensi variabel dan analisis bivariat berupa uji chi-square dengan nilai signifikan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stress dengan motivasi belajar mahasiswa program studi sarjana keperawatan dengan hasil ( = 0,010 α 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan motivasi belajar mahasiwa program studi sarjana keperawatan. Diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi bagi institute Pendidikan, serta menambah pengetahuan bagi mahasiswa agar dapat mengelola tingkat stress serta mengetahui jika mengalami stress yang berlebihan akan menyebabkan motivasi dalam belajar yang buruk bagi prestasi dalam akademik perkuliahan
Mariza Roziana Simatupang
2022 · Thesis · Open Access
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PENDIDIKAN PROFESI NERS UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN (UMS) Skripsi, Agustus 2022 Mariza Roziana Simatupang 010318499 PERBEDAAN EFEKTIVITAS TERAPI MUSIK KLASIK DAN TERAPI AFIRMASI POSITIF DALAM MENURUNKAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN SELAMA PROSES PENYUSUNAN TUGAS AKHIR TAHUN 2022 xviii + 93 halaman + 6 tabel, 3 bagan + 7 lampiran ABSTRAK Mahasiswa tingkat akhir diperguruan tinggi diwajibkan untuk membuat tugas akhir. Dalam menyusun tugas akhir menyebabkan mahasiswa tingkat akhir mengalami stres, banyaknya kasus dan dampak yang terjadi saat mahasiswa menyelesaikan tugas akhir. Hal ini lah yang menyebabkan perlu adanya teknik dan usaha untuk mengurangi stres pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta perbedaan efektifitas terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Medika Suherman selama proses penyusunan tugas akhir tahun 2022. Metode penelitian ini adalah Pre-eksperiment design dengan bentuk rancangan One Grup Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini mahasiswa univesitas medika suherman kabupaten Bekasi sebanyak 129 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 36 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah univariat dengan menghitung distribusi frekuensi setiap variabel dan analisis bivariate berupa uji statistic t-test atau uji T untuk mengetahui pengaruh dan uji Mann Whitney untuk mengetahi perbedaan efektifitas dengan nilai signifikan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres dan tidak adanya perbedaan efektivitas antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres. Variabel yang berhubungan adalah terapi musik klasik (p value = 0,002 α 0,05), dan terapi afirmasi positif (p value 0,001 α 0,05). Variabel yang tidak berhubungan adalah perbedaan efektivitas antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif dalam menurunkan tingkat stres mendapatkan p value sebesar (0,887 > α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan efektifitas antara terapi musik klasik dan terapi afirmasi positif namun keduanya memberikan pengaruh dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir di universitas medika suherman dalam proses penyusunan tugas akhir. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan dan informasi bagi institut pendidikan, CI akademik, CI lapangan serta menambah pengetahuan bagi mahasiswa tingkat akhir dalam menurunkan tingkat stres. Kata kunci : tingkat stres, terapi musik klasik,dan terapi afrmasi positif.
Asep Sudimas
2022 · Thesis · Open Access
Prevalensi diabetes melitus di indonesia terdapat 1,017,290 orang, pada kelompok semua umur. Sedangkan prevalensi penderita diabetes melitus berdasarkan provinsi jawa barat sebanyak 186.809 orang, pada daerah kabupaten bekasi terdiri 5.434 jiwa penderita diabetes melitus yang tertinggi ke 1 diantara kota
atau kabupaten yang berada di provinsi jawa barat, Angka penderita diabetes
melitus di Puskesmas Sriamur Tambun Utara terdapat 544 jiwa. Tujuan untuk
Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan diet dengan SelfManagement pada pesien diabetes melitus di Puakesmas Sriamur Tambun Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian cross sectional merupakan jenis penelitian
yang menekankan waktu pengukuran atau observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali pada suatu saat. Variabel dinilai secara simultan pada satu saat, jadi tidak ada tindak lanjut Dalam penelitian ini peneliti menganalisis hubungan antara variabel tingkat pengetahuan diet dengan self management pada penderita Diabetes Melitus.Hasil uji statistik nilai p value =0,000 ≤ α (0,05) yang menunjukan bahwa ada hubungan antara Tingkat Pengetahuan Diet dengan Self
Management pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Sriamur Tambun Utara kabupaten Bekasi.Penelitian ini menyimpulkan ada hubungan antara Tingkat pengetahuan diet dengan Self Management pada Pasien Diabetes Melitus.
Asep
2022 · Thesis · Open Access
Latar belakang : Hipertensi merupakan kondisi dimana pembuluh darah terus
menerusmeningkatkan tekanan darah (Kemenkes RI,2018).Tekanan darah adalah
kekuatan yangdiberikan oleh sirkulasi darah terhadap dinding arteri, suatu
pembuluh darah utama dalam tubuh. Faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang
terkena hipertensi yaitu yang pertama faktor yang tidak dapat dikendalikan seperti
genetika, usia, jenis kelamin dan ras. Faktor yang kedua yaitu faktor yang dapat
dikendalikan berhubungan dengan faktor lingkungan berupa prilaku atau gaya
hidup (kegemukan, kurangnya aktivitas fisik, stress dan konsumsi makanan),
contoh makanan yang tidak sehat seperti mengkonsumsi makanan yang tinggi
garam, manis, makanan berlemak dan konsumsi minuman berkafein. Tujuan :
Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas
fisik terhadap kejadian penyakit hipertensi di Desa Pasir Gombong. Metode : Jenis
penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan mengunakan pendekatan
cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 46 warga pasirgombong
yang mengalami hipertensi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 warga desa
pasirgombong yang mengalami hipertensi. Instrumen penelitian ini menggunakan
kuesioner baku dan tidak baku,dan menggunakan teknik total sampling.Analisa
data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Uji Spearman. Hasil: Berdasarkan
analisis statistik. Menunjukan bahwa nilai P-value 0,021 (p0,05), maka dapat
disimpulkan Ha diterima yang berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan
terhadap kejadian penyakit hipertensi, dan untuk nilai P-Value 0,030 (p0,05), maka
dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara aktivitas
fisik terhadap kejadian penyakit hipertensi.
Muhamad Rizki
2022 · Thesis · Open Access
Stres merupakan suatu perasaan emosional yang sering dialami manusia, biasanya
terjadi saat seseorang menghadapi tuntutan untuk bertindak secara cepat dan tepat.
Stres yang terjadi pada mahasiswa tingkat akhir disebabkan oleh tuntutan akademik untuk
menyelesaikan skripsi tepat waktu. Hal ini dapat membuat mahasiswa menjadi stres dan
berakibat pada kualitas tidurnya. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis Hubungan
Tingkat Stres Dengan Kualitas Tidur Saat Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat
Akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Di Universitas Medika Suherman Tahun Akademik
2021/2022. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif
dengan pendekatan cross sectional dan populasi dalam penelitian ini sebanyak 89
responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, maka
seluruh populasi menjadi sampel yaitu 89 responden. Hasil penelitian: Dari hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah terbanyak responden yang mengalami stres
ringan 52 (58,4%) dan kualitas tidur buruk 47 (52,8%). Dari hasil uji Chi Square diperoleh
nilai p-value = 0.005. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stres
dengan kualitas tidur saat menyusun skripsi pada mahasiswa tingkat akhir fakultas ilmu
kesehatan di Universitas Medika Suherman tahun akademik 2021/2022.
Ulpa Dwiyanti
2022 · Thesis · Open Access
Latar Belakang : Diabetes merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling mengkhawatirkan karena merupakan bagian dari empat penyakit tidak
menular utama yang meningkat setiap tahun dan kini menjadi ancaman kesehatan global. Dukungan keluarga memiliki dampak yang signifikan terhadap
kemampuan perawatan diri pasien dan sering ditujukan pada keluarga. Tujuan : Penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita Diebetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Rengasdengklok Utara Kabupaten Karawang. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua pasien puskesmas Rengasdengklok Utara Kabupaten Karawang yang menderita diabetes melitus berjumlah 89 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling yaitu 89 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. penelitian dengan uji univariat didapatkan distribusi frekuensi dukungan keluarga dengan kriteria buruk 67 orang (75.3%) dan hampir seluruhnya responden dengan kualitas hidup buruk 65 orang (73.0%) dan uji bivariat yaitu chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil :Penelitian Uji Chi-Square didapatkan P value 0,000 <0,05. Kesimpulan : ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2 di puskesmas rengasdengklok utara kabupaten karawang. Dari penelitian ini diharapkan penderita diabetes mellitus mendapat dukungan keluarga serta kualitas hidup yang baik.
Ratu Najla Shopandi
2022 · Thesis · Open Access
Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang disebabkan oleh pankreasyang tidak cukup memproduksi insulin. Di puskemas sukajaya dari 2 bulan terakhir pasien diabetes melitus berjumlah 74 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy pada penderita Diabetes Melitus. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana besar sampel sama dengan pupulasi, dengan populasi 74 responden. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil : Hasil pengolahan data menggunakan uji Chi square menunjukan bahwa p value 0.00 0,05. Maka dapat diambil kesimpulan secara statistic bahwa ada hubungan antara motivasi dengan perilaku pencegahan komplikasi Diabeticum Peripheral Neuropathy, dengan nilai OR 2.357 (1.584-3.508) yang artinya H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Sebagian besar 55,4% memiliki motivasi yang kurang baik sedangkan, Sebagian besar 74,3% memiliki perilaku pencegahan komplikasi dpn yang kurang baik. Di harapkan dapatmelakukan pencegahan secara teratur dan menerapkan Gaya hidup yang sehat dengan cara menigkatkan motivasi dan mengecek gula darah agar tetap normal.
Tika Mardianti
2022 · Thesis · Open Access
Sistem pernapasan merupakan sistem alat yang dipakai selaku alterasi gas. Sistem respirasi biasanya melingkupi pipa yang dipakai guna mengangkat hawa ke alat pernapasan, di mana alterasi gas terjalin. Tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi ACBT terhadap pengeluaran sputum pada penderita sistem gangguan pernapasan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan riset kuantitatif dengan menggunakan metode Pre Ekperimental One Group pre dan post test design. Populasi penelitian ini terdiri dari 148 pasien yang menderita gangguan sistem respirasi, dengan jumlah sampel sebanyak 15 responden dengan teknik total sampling. Berdasarkan hasil uji statistik normalitas dan Paired T test. menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre tindakan adalah 3,47 dan post tindakan 3,67 dan hasil Paired T test menunjukkan nilai Asym.Sig. (2-tailed) adalah 0,000. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi ACBT terhadap pengeluaran sputum pada penderita sistem gangguan pernapasan. Kesimpulan dalam penelitian ini adanya pengaruh dalam teknik ACBT dalam mengeluarkan sputum pada pasien gangguan sistem respirasi. Diharapkan terapi ACBT menjadi salah satu pilihan terapi komplementer dalam mengeluarkan sputum pada penderita gangguan sistem respirasi
Siti Rukmanah
2022 · Thesis · Open Access
Menurunnya hormon estrogen dan progesteron menimbulkan lemahnya organ reproduksi dan muncul perubahan fisik pada tubuh, selain itu rasa takut yang dialami seperti : kecantikan memudar serta hawatir akan kehilangan suami karena gairah seksual menurun sehingga timbul kecemasan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Wanita Premenopause dalam Menghadapi Menopause di Jatiranggon Kota Bekasi Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional untuk melihat masih-masing variabel independen yang terdiri dari pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, usia menarche, paritas, dan dukungan suami, sedangkan variabel dependen yaitu kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling, populasi yaitu ibu yang berusia 40-50 tahun di kampung pabuaran sebanyak 71 orang dan sampel dalam penelitian yaitu ibu yang berusia 40-50 tahun sebanyak 71 responden, instrument penelitian yang digunakan yaitu kuesioner, data yang didapatkan berupa data primer, analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square yang bertujuan untuk menghubungkan antara variabel independen dan variabel dependen. Hasil uji statistik bivariat pengetahuan menunjukkan bahwa nilai p = 0,001 dengan nilai OR 6,458. Pendidikan menunjukkan bahwa nilai p = 0,007 dengan nilai OR 4,295. Pekerjaan menunjukkan bahwa nilai p = 0,516. Usia menarche menunjukkan bahwa nilai p = 0.996. Paritas menunjukkan bahwa nilai p = 0,297. Dukungan suami menunjukkan bahwa nilai p = 0,002 dengan nilai OR 5,878. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause, ada hubungan antara pendidikan dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause, tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause, tidak ada hubungan antara usia menarche dalam menghadapi menopause, tidak ada hubungan antara paritas dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause, dan ada hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Saran mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan agar siap menghadapi menopause sehingga terhindar dari kecemasan.
Rizki Anita Putri Ayu Utami
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
HUBUNGAN KECANDUAN SMARTPHONE DENGAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA PRODI SARJANA KEPERAWATAN SEMESTER 8 UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN.
Latar Belakang : Smartphone kini seakan telah menjadi bagian utama dari gaya hidup di masyarakat Indonesia. Namun, berbagai fitur canggih yang di tawarkan dalam smartphone seringkali membuat pengguna smartphone berlebihan dalam menggunakannya, penggunaan terus-menerus dan berulang dalam waktu yang lama akan meyebabkan seseorang menjadi kecanduan akan smartphone. dari kecanduan inilah akan menimbulkan kecemasan jauh dari smartphone atau kita bisa menyebut dengan nomophobia. Tujuan : dari penelitian ini yaitu Mengidentifikasi hubungan kecanduan smartphone dengan nomophobia pada mahasiswa keperawatan semester 8 Universitas Medika Suherman.
Metode : penelitian ini adalah analitik kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. jenis data yang digunakan adalah data primer, Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 43 responden dan pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil dari analisis univariat didapatkan distribusi frekuensi kecanduan smartphone tinggi sebanyak 22 responden (51,2%), dan yang mengalami kecanduan smartphone rendah sebanyak 21 orang (48,8%). Dan distribusi frekuensi nomophobia yaitu, nomophobia rendah sebanyak 4 orang atau (9,3%), nomophobia sedang sebanyak 8 orang atau (18,6%), nomophobia tinggi sebanyak 12 orang atau (27,9%) dan nomophobia sangat tinggi sebanyak 19 orang. Atau (44,2%). Uji Bivariat chi-square yaitu uji untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil : penelitian uji bivariat didapatkan nilai p value 0,000 artinya ≤ α (0,04) yang diartikan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : terdapat hubungan yang bermakna antara kecanduan smartphone dengan nomophobia.
Akbar Padilla
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Kasus DM pada tahun 2022 Ada sebanyak 42.517 orang yang ditemukan, dimana dari sekian banyak penderita tersebut jenis kelamin perempuan yang paling dominan sekitar 67%. Penyebabnya paling banyak karena kurangnya tingkat pengetahuan tentang DM dan produksi hormon stres yang timbul sehingga mengalami kenaikan kadar gula darah yang tak terkontrol sehingga dapat menyebabkan hiperglikemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperglikemia pada penderita DM di Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2022. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Pada populasi penelitian ini ada 37 responden. Dengan total sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data yang dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Analisis uji Chi Square dengan bantuan IBM SPSS statistics 25. Hasil penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperglikemia dengan nilai p value 0,100 > (0,05) dan nilai OR 1,028. Ada hubungan antara stres dengan hiperglikemia dengan nilai p value 0,000 (0,05). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan hiperglikemia dengan nilai p value 0,000 (0,05). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai”Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperglikemia Pada Penderita DM di Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Tahun 2022, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut : Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian hiperglikemia, ada hubungan antara stres dengan kejadian hiperglikemia, ada hubungan antara tingkat pengetahuan DM dengan kejadian hiperglikemia. ABSTRACT DM cases in 2022 There were as many as 42,517 people found, of which of the many sufferers the most dominant gender was around 67%. The cause is mostly due to a lack of knowledge about DM and the production of stress hormones that arise so that blood sugar levels rise uncontrollably so that it can cause hyperglycemia. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of hyperglycemia in DM patients in Sukamulya Village, Sukatani District, Bekasi Regency in 2022. The type of research used was quantitative using a cross sectional design approach. In this study population there are 37 respondents. With total sampling. The instrument in this study was a questionnaire. Data analysis was carried out univariate and bivariate using Chi Square test analysis with the help of IBM SPSS statistics 25. The results of this study showed that there was a not relationship between gender and hyperglycemia with a p value of 0.100 > (0.05) and an OR value of 1.028. There is a relationship between stress and hyperglycemia with a p value of 0.000 (0.05). There is a relationship between the level of knowledge with hyperglycemia with a p value of 0.000 (0.05). Based on the results of the analysis and discussion regarding "Factors Associated with the Incidence of Hyperglycemia in DM Patients in Sukamulya Village, Sukatani District, Bekasi Regency in 2022, the authors can draw the following conclusions: There is a relationship between gender and the incidence of hyperglycemia, there is a relationship between stress and the incidence of hyperglycemia, there is a relationship between the level of DM knowledge with the incidence of hyperglycemia
Santih Susantih
2022 · Thesis · Open Access
Latar Belakang: Pre Menstrual Syndrome adalah kumpulan gejala fisik, psikologis, dan emosional yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Aktivitas fisik adalah pergerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan membutuhkan pengeluaran energi. Stres adalah respons terhadap tanggung jawab fisik dan psikologis dari perubahan dan kemarahan, ketakutan, dan emosi. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan stres dengan kejadian PMS pada mahasiswi S-1 Keperawatan semester VI di Universitas Medika Suherman. Metode: Penelitian ini dengan menggunakan analitik kuantitatif dengan menggunakan cross-sectional, teknik sampling menggunakan total sampling sebanyak 35 responden dengan menggunakan kuesioner. Analisis penelitian dengan uji univariat didapatkan distribusi frekuensi aktivitas fisik rendah yaitu 18 responden, aktivitas fisik sedang 12 responden, dan aktivitas fisik tinggi 5 responden. stres rendah 13 responden, stres sedang 5 responden, stres berat 3 responden, dan stres sangat berat 14 responden. yang tidak mengalami PMS 17 responden, dan PMS berat 18 responden. Dan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil: Uji chi-square didapatkan p-value 0, 031 0, 05 yang diartikan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Adanya hubungan antara aktivitas fisik dan stres dengan kejadian pre menstrual syndrome pada mahasiswi S-1 keperawatan semester VI Universitas Medika Suherman.
Siti Robiyatul Bisriyah
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penerimaan vaksinasi covid-19 adalah prosedur penting yang bertujuan untuk mencegah penularan virus covid-19, banyak faktor pencetus yang dapat mengakibatkan penerimaan vaksinasi covid-19, tapi faktor utama penerimaan vaksinasi covid-19 hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan penerimaan vaksinasi covid-19 pada masyarakat di Kampung Jatimulya 2 Rt. 01 Rw. 04 Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 311. Jumlah sampel sebanyak 75 yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrument penelitian ini berupa kuesioner. Penelitian ini diuji secara statistic dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p value = 0,008), persepsi (p value = 0,015), akses pelayanan publik (p value = 0,000), media (p value = 0,027), dukungan motivasi eksternal (p value = 0,015), tokoh masyarakat (p value = 0,014,) dengan penerimaan vaksinasi covid-19. Untuk mencapai program vaksinasi covid-19 guna membentuk herd imunity yang baik bagi masyarakat, dukungan dari tokoh masyarakat perlu lebih ditingkatkan, misalnya dengan memberikan penyuluhan mengenai vaksinasi covid-19 agar masyarakat tidak ragu dan tidak memiliki persepsi negatif perihal vaksinasi covid-19 terkait informasi yang dia dapat dari media perihal berita hoaks mengenai vaksinasi covid-19 dan masyarakat dapat menerima vaksinasi covid-19.
Egi Fermana Putra
2022 · Thesis · Open Access
Sistem informasi keperawatan tanpa sumber daya manusia yang kompeten untuk mengkoordinasikan sistem akan menghasilkan informasi yang kurang efektif dan efisien. Untuk itu perlunya pengetahuan yang baik tentang sistem informasi manajemen keperawatan ini. Agar sistem tersebut bisa berjalan dengan baik, maka kemampuan informatika para perawat juga tak kalah penting, salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan adalah pengetahuan. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Sistem Informasi Dengan Kemampuan Informatika Perawat di Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan correlation study dan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 55 perawat di Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang. Hasil: Tingkat pengetahuan sistem informasi sedang mayoritas memiliki kemampuan informatika kompeten sebanyak 7,3% sedangkan tingkat pengetahuan sistem informasi baik mayoritas memiliki kemampuan informatika sangat kompeten sebanyak 38,2%. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan sistem informasi dengan kemampuan informatika perawat (p 0,345). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sistem informasi dengan kemampuan informatika perawat. Saran: Diharapkan untuk peneliti selanjutnya, perlu dilakukan penelitian berikutnya terkait efektifitas pelatihan di kelas maupun secara daring terhadap peningkatan kemampuan informatika perawat.
Tasya Siva Putri Sebastian
2022 · Thesis · Open Access
Latar Belakang : Motivasi Belajar merupakan kecenderungan psikologis dan dorongan internal yang mengendalikan siswa untuk belajar. Motivasi dapat digerakkan dari faktor eksternal seperti upaya pengajar dalam mengajarkan peserta didik, kondisi lingkungan belajar, sedangkan motivasi faktor internal seperti cita-cita dan aspirasi, kemampuan belajar, kondisi mahasiswa, dan unsur-unsur dinamis dalam belajar. Tujuan : untuk meneliti tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi belajar dalam pembelajaran daring pada mahasiswa program studi sarjana keperawatan Universitas Medika Suherman. Metode : Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Instumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling, dengan populasi 149 dan didapatkan besar sampel 108 responden. Analisis data dilakukan secara secara univariat serta bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan program SPSS. Hasil: Uji chi square menunjukkan bahwa nilai p value pada variabel cita-cita dan aspirasi, kemampuan belajar, kondisi mahasiswa, unsur-unsur dinamis dalam belajar, kondisi lingkungan, upaya pengajar dalam mengajarkan peserta didik adalah (0,0190,05), (0,0180,05), (0,0010,05), (0,0130,05), (0,0000,05), (0,0450,05). Kesimpulan : Ada hubungan cita-cita dan aspirasi, kemampuan belajar, kondisi mahasiswa, unsur-unsur dinamis dalam belajar, kondisi lingkungan, upaya pengajar dalam mengajarkan peserta didik dengan motivasi belajar dalam pembelajaran daring.