Profil penulis
Winda Suryani Intifada
3 karya publik ditemukan.
Hubungan Pengetahuan Keselamatan Kerja Dengan Kewasapaan Terhadap Kecelakaan Kerja Karyawan Bagian Energy Center
Latar Belakang : Keselamatan kerja adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan manusia baik jasmani maupun rohani serta karya dan budayanya yang tertuju pada kesejahteraan manusia pada umumnya dan tenaga kerja pada khususnya. Pengetahuan tentang keselamatan kerja seorang karyawan ini akan berpengaruh pada kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan keselamatan kerja dengan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja pada karyawan. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi sebanyak 46 orang, sampel diambil dari keseluruhan populasi (total sampling) yaitu 46 responden. Pengambilan data karakteristik sampel, pengetahuan keselamatan kerja dan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja dengan menggunakan kuesioner. Hasil : hasil penelitian tampak bahwa nilai p= 0,004< 0,05 sehingga Ho ditolak yang menyatakan bahwa ada hubungan antara pengetahuan keselamatan kerja dengan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja pada karyawan. Sedangkan koefisien kontigensi sebesar 1,00 maka dapat diketahui hubungan antara pengetahuan keselamatan kerja dengan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja adalah sangat kuat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di PT.X departemen Energi Center dapat diambil simpulan yaitu Ada hubungan antara pengetahuan keselamatan kerja dengan kewaspadaan terhadap kecelakaan kerja pada karyawan bagian Departemen Energi Center PT.X.
Hubungan Antara Pengetahuan dan Pelatihan Pekerja Dengan Kesiapsiagaan Tanggap Darudat Kebakaran di PT. X
Latar Belakang: Kebakaran merupakan bencana alam berbahaya yang terjadi akibat reaksi antara bahan bakar dan oksigen di udara dan sumber panas. PT. X dalam proses produksinya menggunakan air, gas alam, udara, dan bahan-bahan yang dapat menimbulkan potensi bahaya kebakaran, peledakan, dan kebocoran gas. Selain itu juga menggunakan alat-alat dan mesin yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pelatihan dengan kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran di PT. X. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dan pendekatan secara Cross-sectional. Sebagai subyek penelitian adalah karyawan PT. X Pabrik 1A bagian urea dan ammoniak yang berjumlah 40 orang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisi kumpulan pertanyaan dan pernyataan mengenai kesiapsiagaan pekerja, pengetahuan kesiapsiagaan serta pelatihan pekerja. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan pelatihan pekerja terhadap kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran. Pengetahuan pekerja memiliki nilai P 0,032 (< 0,05), dan pelatihan P 0,012 (< 0,05). Di PT. X Setiap 1 tahun sekali diadakan simulasi tanggap darurat dan 3 bulan sekali diadakan pelatihan kebakaran dan kebocoran bahan kimia guna untuk melatih kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan pelatihan pekerja terhadap kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran.