Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepuasan Pasien Homecare di RS Siloam Lippo Cikarang Tahun 2026
Latar Belakang: Pelayanan homecare memberikan perawatan kesehatan yang berkesinambungan di rumah pasien, di mana kepuasan pasien menjadi salah satu indikator utama mutu pelayanan. Salah satu faktor kunci yang memengaruhi kepuasan tersebut adalah komunikasi terapeutik perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien homecare di RS Siloam Lippo Cikarang Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 133 pasien homecare, dengan sampel 63 responden yang dipilih melalui rumus Slovin dan probability sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur, yaitu PCCS-12 untuk menilai komunikasi terapeutik dan HCCSI-R untuk menilai kepuasan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman's Rank (α = 0,05). Hasil: Mayoritas responden menilai komunikasi terapeutik perawat dalam kategori baik (73,0%) dan menyatakan puas terhadap pelayanan homecare (65,1%). Hasil uji bivariat Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kedua variabel dengan nilai p-value < 0,001 dan koefisien korelasi (r_s) sebesar 0,698. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien homecare di RS Siloam Lippo Cikarang. Semakin baik kualitas komunikasi terapeutik yang diterapkannya, semakin tinggi pula tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pasien. Disarankan bagi institusi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan keterampilan komunikasi perawat guna menjaga mutu pelayanan.