Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ni Made Suratini

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

Pengaruh Qigong Terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi (Gao Xue Ya) di Ciledug

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi masih menjadi ancaman kesehatan global yang berdampak langsung pada peningkatan angka mortalitas dan morbiditas di berbagai negara. Dikenal sebagai kondisi tanpa gejala awal yang jelas, penyakit ini berpotensi memicu kerusakan organ vital, seperti gagal ginjal, serangan stroke, hingga penyakit jantung koroner. Selain intervensi farmakologis, tata laksana hipertensi membutuhkan pendekatan nonfarmakologis, salah satunya melalui olah tubuh Qigong. Terapi ini memadukan teknik olah napas, olah gerak fisik terstruktur, dan meditasi guna merangsang respons relaksasi, meredakan ketegangan saraf, serta mengoptimalkan sirkulasi darah dalam mengontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas latihan Qigong terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment) melalui rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian mencakup seluruh warga yang terdiagnosis hipertensi di kawasan Villa Japos Blok N1 RW 014, Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Pemilihan sampel dilakukan mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Intervensi Qigong diterapkan secara berkala dengan durasi 15 hingga 30 menit per sesi dan frekuensi 3 sampai 5 kali seminggu selama periode penelitian. Pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik dilakukan sebelum serta sesudah pemberian intervensi menggunakan alat tensimeter yang telah terkalibrasi dan terstandarisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna setelah diberikan intervensi latihan Qigong. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test apabila data berdistribusi normal, atau uji Wilcoxon signed-rank test apabila data tidak berdistribusi normal, dengan tingkat signifikansi (α) 0,05. Hasil analisis membuktikan terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan Qigong terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan Qigong efektif dalam menurunkan tekanan darah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai terapi komplementer dalam pengelolaan hipertensi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat dalam memanfaatkan terapi nonfarmakologis sebagai upaya pengendalian hipertensi.