Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Fatimah Ulfa

2 karya publik ditemukan.

2024: 12020: 1

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif di TPMB Bidan Wiwin Wulandari Cikarang Utara Tahun 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Menurut data World Health Organization (WHO) memperkirakan setiap tahun terjadi 210 juta kehamilan di seluruh dunia, dan 20 juta perempuan mengalami kesakitan saat persalinan dan tahun 2013 diperkirakan di seluruh dunia terdapat sekitar 873.000 angka kematian ibu akibat masalah persalinan. Dari jumlah tersebut, 99% diantaranya terjadi di Negara-negara berkembang. Dalam persalinan sering kali juga timbul rasa cemas, panik, dan takut rasa sakit yang luar biasa yang dirasakan ibu yang dapat mengganggu proses persalinan dan mengakibatkan lamanya proses persalinan yang menimbulkan partus macet (Kurniasih, 2020). Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB Bidan Wiwin Wulandari. Metodologi: Penelitian menggunakan metode Pre-Eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian diambil dengan teknik Purposive Sampling sebanyak 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisa data menggunakan Paired T-test. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin Di TPMB Bidan Wiwin sebelum di berikan aromaterapi Lavender mengalami nyeri sedang sebanyak 26 responden (88,6%) dan yang mengalami Nyeri ringan sebesar 4 responden (11,4%). Nilai p=0.001 0.05 (P<0.05 yang berarti ada pengaruh pemberian aromatrapy lavender terhadap penurunan tingkat nyeri kala 1 pada ibu bersalin. Hal ini menunjukkan bahwa aromaterapi Lavender dapat menurunkan frekuensi nyeri pada ibu bersalin kala 1 fase aktif. Simpulan dan saran: Ada pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Persalinan kala I Fase Aktif. Diharapkan bidan dapat menerapkan aromaterapi lavender sebagai metode nonfarmakologis yang mudah dan praktis sebagai salah satu alternatif dalam mengurangi nyeri persalinan.

Hubungan Menoragia Dengan Kadar Hemoglobin Pada Akseptor AKDR di Desa Wangun Harja Tahun 2019

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Alat kontrasepsi dalam rahim yang merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektifitas tinggi. Namun ada beberapa efek samping yang membuat pengguna KB AKDR merasa tidak nyaman, yaitu meningkatnya jumlah darah menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan menoragia dengan kadar hemoglobin pada akseptor KB AKDR. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analitik kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Tenik pengambilan sampel ini secara total sampling yaitu sebanyak 43 responden yang merupakan akseptor KB AKDR di wilayah Desa Wangun Harja Kabupaten Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan alat pemeriksa HB digital, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hubungan variabel dependent dan independen di uji dengan Chi-square. Hasil penelitian Uji Statistik berdasarkan analisis univariat didapatkan bahwa sebagaian ibu yang menggunakan KB AKDR di Desa Wangun Harja yang mengalami anemia sebanyak 21 (48,8%) dan yang tidak mengalami anemia sebanyak 22 (51,2%) sedangkan akseptor KB AKDR yang mengeluh mengeluarkan darah lebih banyak dari sebelumnya atau menoragia sebanyak 30 (69,8%) dan yang yang tidak mengalami menoragia 13(30,2%. Berdasarkan analisa bivariat Uji Chi-square didapatkan hasil bahwa variabel yang berhubungan dengan menoragia dengan kadar hemoglobin pada akseptor kb AKDR (P.value 0,036 dan OR 0,174) Kesimpulan dari 1 variabel yang diteliti (menoragia) hasilnya berhubungan dengan kadar hemoglobin pada akseptor kb AKDR di Desa Wangun Harja Kabupaten Bekasi. Saran yang diharapkan dapat menerapkan asuhan pasca pemasangan AKDR dalam mengantisipasi efek samping dari kontrasepsi AKDR, yaitu menoragia yang berdampak kejadian pada anemia difiensi zat besi.