Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Eka Maya Susana

2 karya publik ditemukan.

2022: 1

faktor-faktor yang berhubungan dengan angka kejadian hiperbilirubin bayi baru lahir di ruang perina Rs X Kab.Bekasi

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ta for 2015, the Infant Mortality Rate is 24 per 1000 live births, while the target for infant and under-five mortality by reducing the under-five mortality rate is 25 per 1000 births. Based on 2015 Riskendis data, the hyperbilirubin mortality rate in newborns in Indonesia is 51.47%. This study aims to determine the factors (gestation period, mode of delivery, and induction of labor) associated with the incidence of hyperbilirubin in the perina room of RS X Bekasi Regency. This type of research is quantitative using retrospectively. The population in this study were all babies who experienced The number of hyperbilirubin treated at X Hospital Bekasi Regency in 2020 was 128 babies. The sampling technique was using total sampling. The results of this study were obtained based on the chi square that gestation period was related to the incidence of hyperbilirubin (p value 0.000 OR 0.314), the way delivery was related with the incidence of hyperbilirubin (pv alue 0.010 OR 0.005), and labor induction was not associated with the incidence of hyperbilirubin (p value 0,319 OR 1,551) hyperbilirubin. Key words: Hyperbilirubin, gestation, mode of delivery and labor induction

Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Angka Kejadian Hiperbilirubin Pada Bayi Baru Lahir di Ruang Perina RS X Kab. Bekasi

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hiperbilirubin sama dengan ikterus neonatorum setelah hasil laboratorium yang membuktikan peningkatan kadar bilirubin. Hiperbilirubin dapat diakibatkan proses fisiologis dan patologis. Hiperbilirubin pada bayi kurang dari satu bulan adalah penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan bilirubin di dalam jaringan tubuh mengakibatkan kulit, mukosa, dan sklera berubah warna sehingga menjadi kuning, oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor – factor (masa gestasi, cara persalinan, dan induksi persalianan) yang berhubungan dengan angka kejadian hiperbilirubin di ruang perina RS X Kabupaten Bekasi. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini . yang mengalami hiperbilirubin yang di rawat di RS X Kabupaten Bekasi pada tahun 2020 sejumlah 128 bayi. Tehnik pengambilan sampel dengan cara total sampling. Hasil penelitian ini didapatkan berdasarkan uji statstik chi square bahwa masa gestasi berhubungan dengan angka kejadian hiperbilirubin (p value 0,000 OR 0,314), cara persalinan berhubungan dengan angka kejadian hiperbilirubin ( p value 0,011 OR 0,005), dan induksi persalinan tidak berhubungan dengan angka kejadian hiperbilirubin (p value 0,319 OR 1,551). Kesimpulan dari penelitian terdapat hubungan antara masa gestasi, cara persalinan, sedangkan induksi persalinan dengan hiperbilirubin tidak ada hubungannya, maka dari itu diharapkan dari penelitian ini perawat dapat melakukan upaya tindakan kesehatan dini untuk mencegah hiperbilirubin.